Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Rabu, 09 Januari 2019 / 04:30 WIB

Tertinggal, Revitalisasi BLK di Indonesia Wajib Dilakukan

JAKARTA, KRJOGJA.com - Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Bambang Satrio Lelono mengaku, keberatan apabila harus membangun kembali Balai Latihan Kerja (BLK).

Pernyataan itu menyusul ada permintaan dari salah satu kepala dinas yang menginginkan adanya pembangunan BLK di setiap daerah perbatasan.

"Kalau kita asumsikan (di Indonesia ada) 303 BLK saat ini. Di setiap kabupaten dan kota memiliki (katakanlah) satu BLK. Sementara di Indonesia ada 211 kabupaten kota yang tidak memiliki BLK dan itu kalau serentak kita bangun tentu cost yang akan kita alokasikan sedemikian berat," kata dia dalam keterangannya kepada media, Selasa (8/1/2019).

Bambang mengatakan, dari seluruh total 303 BLK yang ada di Indonesia, pekerjaan rumah di Kemenaker adalah bagaimana merevitalisasi menyangkut sarana dan prasarana di BLK tersebut.

Apalagi, dia menuturkan, dari total BLK tersebut sepertiga dalam keadaan baik, sepertiga sedang, dan sepertiganya lagi dalam keadaan buruk.

"Dan inilah sebenarnya akan selalu kita tingkatkan kita remajakan baik sarana dan prasarananya maupun termasuk instrukturnya," kata dia.(*)