DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 08 Januari 2019 / 13:23 WIB

'Diuber' Massa, 4 Komplotan Pelempar Batu Dibekuk

BANTUL, KRJOGJA.com - Polisi bersama warga berhasil membekuk empat orang yang ditengarai sebagai pelaku kejahatan jalanan di Terminal Makam Raja Yogyakarta di Imogiri Bantul , Selasa (8/1) dinihari. Penangkapan tersebut dilakukan sesaat setelah para pelaku melempar batu yang mengenai Muh Yulfikar warga Brajan yang pagi itu  berada di warung burjo di Jalan Imogiri Timur Jejeran Pleret Bantul. 

Sejumlah barang bukti sudah diamankan, yakni dua unit sepeda motor serta batu untuk melempar. Hingga kini pelaku terdiri Nk, Ns, Wh serta A warga Yogyakarta  menjalani pemeriksaan di Reskrim Polsek Pleret Polres Bantul Polda DIY.

BACA JUGA :

Viral di Medsos, Pelaku Klitih Dihadang Warga

Sultan Minta Pelaku Klitih Ditindak Tegas

Salah satu pelaku Nk (20) warga Yogyakarta mengungkapkan, pagi itu bersama tiga rekannya bermaksud bermain di Pantai Parangtritis Kretek Bantul.  Namun entah siapa yang punya ide, setelah berjalan dari Yogyakarta.  Komplotan berkendaraan dua motor ini berhenti di selatan Markas Brimob Gondowulung Jalan Imogiri Timur. Waktu berhenti itu, salah satu pelaku  Ns mengambil batu atau pecahan cor dan perjalanan kembali dilanjutkan ke arah selatan.  

Setelah melintasi simpang 4 Jejeran salah satu pelaku berinisial Ns membawa motornya agak ke tengah jalan.  Tepat berada di depan warung burjo, batu yang sudah dibawa langsung dilemparkan mengenai korban.

Warga spontan berusaha mengejar ke selatan, arah pada pelaku kabur.  Massa yang terus bertambah semakin garang dalam memburu pelaku kejahatan jalanan itu sambil menghunus pedang. Warga  yang geram dengan ulah pelaku kejahatan jalanan terus membuntuti. Beruntung jajaran Polsek Imogiri bertindak cepat dengan ikut mengejar para pelaku.  "Saya dan teman -teman ditangkap warga dan polisi di Terminal Makam Raja di Imogiri, " ujar Nk.

Sementara pelaku lainnya, Ns sebagai eksekutor pelemparan batu membenarkan jika batu diambil diselatan Markas Brimob Gondowulung. "Benda yang saya lemparkan itu saya ambil diselatan Brimob Gondowulung, bentuknya seperti pecahan cor," jelasnya. (Roy)