Peristiwa Agregasi    Senin, 07 Januari 2019 / 14:05 WIB

Shinzo Abe Waspadai Risiko Pemulihan Ekonomi Global

TOKYO, KRJOGJA.com – Jepang akan terus mencermati risiko yang membayangi pemulihan ekonomi global. Kewaspadaan itu diterapkan dalam arah kebijakan pemerintahnya.

Demikian disampaikan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe seperti dikutip Reuters, Jakarta, Minggu (6/1/2019).

Tanda-tanda perlambatan permintaan global dan kenaikan tajam mata uang yen telah menurunkan prospek ekonomi Jepang yang bergantung pada ekspor. Hal ini mendorong peringatan verbal dari para pembuat kebijakan Tokyo tentang dampak buruk pergerakan pasar yang bergejolak pada pertumbuhan.

 

Sementara ekonomi global pulih secara bertahap, ada berbagai risiko terhadap prospek tersebut," kata Abe.

"Fundamental ekonomi Jepang bagus, tetapi kami ingin memandu kebijakan dengan cermat tentang berbagai risiko," sambungnya.

Pasalnya Jepang juga akan berupaya untuk memperbaiki gesekan perdagangan China- Amerika Serikat (AS) dengan mempromosikan koordinasi global saat memimpin pertemuan tahun ini dari Kelompok 20 negara ekonomi utama.

Sebagai ketua G20, Jepang berharap dapat memainkan peran utama untuk mendorong kerja sama global untuk mencapai pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan," katanya, seraya menambahkan bahwa AS dan China harus mematuhi peraturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengenai perdagangan . (*)