Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 07 Januari 2019 / 09:10 WIB

Silpa DPUPR Sukoharjo Tertinggi di 2018

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo hingga akhir tahun 2018 tercatat sebesar Rp 50,670 miliar karena gagal lelang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji, Minggu (6/1) mengatakan, pada tahun 2018 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo mendapatkan anggaran yang dikelola dengan nilai tertinggi sebesar Rp 187,767 miliar. Nilai tersebut anggaran paling besar berada di bidang Bina Marga Rp 117,097 miliar untuk pengerjaan 100 paket kegiatan. 

"Dari jumlah tersebut dapat terlaksana 89 paket kegiatan. Sedangkan 11 paket kegiatan lainnya tidak terlaksana. Penyebabnya karena gagalnya pelaksanaan lelang," ungkap Suraji.

Suraji menjelaskn paket kegiatan yang gagal terlaksana pada Bidang Bina Marga pada tahun 2018 nantinya akan kembali dilaksanakan di 2019. Persiapan sudah dilakukan dengan penganggaran untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan. 

Salah satu paket kegiatan yang gagal terlaksana pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo yakni peningkatan jalan Sugihan – Paluhombo di Kecamatan Bendosari. Kegagalan pelaksanaan proyek pada tahun 2018 lebih disebabkan belum selesainya proses pembebasan lahan. 

Sebab warga sebagai pemilik lahan mengajukan gugatan karena keberatan atas nilai harga tanah yang diajukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukoharjo dianggap terlalu rendah. 

Bidang lainnya yang mendapatkan anggaran yakni Cipta Karya sebesar Rp 53,878 miliar untuk pengerjaan empat kegiatan. Terakhir Bidang Sumber Daya Air dengan anggaran Rp 16,792 miliar untuk dua kegiatan. Dua bidang baik Cipta Karya dan Sumber Daya Air semua kegiatan yang dianggarkan dapat terlaksana semua. (Mam)