Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 06 Januari 2019 / 09:21 WIB

Hujan Abu, Warga Balerante Ronda

KLATEN, KRJOGJA.com - Warga Desa Balerante Kecamatan Kemalang Klaten, Sabtu malam (5/1) berjaga-jaga dengan melakukan ronda malam, untuk mengetahui setiap perkembangan aktivitas Gunung Merapi. Hal ini dilakukan warga menyusul terjadinya hujan abu pada Sabtu siang. 

Perangkat Desa Balerante, Jainu mengemukakan tidak ada kepanikan di masyarakat.
“Situasi aman, malam ini (tadi malam) berkabut sehingga Merapi tidak kelihatan. Malam ini warga meronda,” kata Jainu.

Dia menjelaskan, siang hari sempat terjadi hujan abu tipis, tetapi tidak berpengaruh pada aktivitas masyarakat. Hujan abu kembali terjadi di lereng Merapi Kemalang Klaten pada Sabtu siang sekitar pukul 12.00 WIB. Daerah yang terkena hujan abu yakni Desa Balerante.

Hujan abu itu merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada Jumat malam hujan abu tipis juga mengguyur dua desa di kecamatan kemalang. Masing-masing Desa Tegalmulyo dan Tlogowatu.

Terkait dengan perkembangan gunung Merapi, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah Sarwo Pramono turut memantau di Klaten dan berkoordinasi dengan jajaran BPBD setempat. Ia berharap masyarakat tetap tenang, karena aktivitas gunung Merapi masih pada level dua atau waspada. “Kewaspadaan tetap dilakukan seperti menggiatkan ronda untuk memantau perkembangan gunung Merapi,” tegasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten Bambang Giyanto menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan 25 ribu masker yang sebagian sudah didistribusikan saat terjadi hujan abu di Tegalmulyo dan Tlogowatu. "Sampai saat ini, BPBD Klaten telah membagikan kurang lebih 4.000 masker untuk masyarakat di dua Desa terdampak hujan abu."

Bambang Giyanto meminta kepada masyarakat lereng Merapi, terutama yang berada di kawasan rawan bencana tiga, yakni Desa Sidorejo, Balerante dan Tegalmulyo. Kami juga minta agar warga tidak melakukan aktivitas berjarak tiga kilometer dari puncak Merapi,” tandas Bambang Giyanto. (Sit/Lia)