DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 06 Januari 2019 / 10:51 WIB

Toko Bunga Kecipratan Rezeki Dhaup Ageng

YOGYA, KRJOGJA.com - Beberapa toko bunga di Jalan Ahmad Jazuli Kotabaru Yogyakarta ikut kecipratan upacara Dhaup Ageng di Pura Pakualaman. Setiap ada kegiatan berskala besar di wilayah Yogyakarta, toko bunga memang tidak pernah sepi pesanan.

Salah satunya Toko Bunga Pak Purwo, yang dikelola oleh Agus Sugiyantono. “Sudah ada sekitar delapan pesanan rangkaian bunga untuk Dhaup Ageng, tetapi ada kemungkinan masih akan bertambah bisa mencapai sekitar 20 pesanan,” katanya.

Rangkaian bunga ucapan selamat produksi tokonya merupakan dari bunga asli. Sehingga begitu kegiatan sudah selesai maka langsung dibuang. "Bunga didatangkan dari Bandungan Ambarawa Jawa Tengah. Pada saat ada upacara biasanya ada peningkatan pesanan. Terutama jika yang punya hajat pejabat, banyak pesanan. Selain itu juga jika ada tokoh meninggal atau keluarga
pejabat yang meninggal,” akunya.

Tetapi karena bunganya asli, risiko jika tidak ada pemesan maka bunga menjadi layu. Hal ini karena bunga asli hanya bertahan antara 3 hingga 4 hari.“Bunga yang digunakan berbagai macam, tetapi yang paling mahal adalahjenis casblanca,” ujarnya.

Toko Bunga Purwo memasang harga antara Rp 400.000 hingga Rp 1.000.000 tergantung ukurannya yakni ukuran kecil 1x2 meter, dan ukuran besar 2x2 meter. “Jika ada acara seperti itu, pesanan bisa ada lonjakan. Tetapi jika tidak ada acara, sehari bisa mendapat pesanan sekitar tujuh pesanan. Semua atas
dasar sewa, dan harga yang dipasang bukan hitungan perhari tetapi sampai dengan acara selesai,” tandasnya.

Toko bunga lainnya yang ikut kecipratan rezeki adalah Toko Bunga Tulib. Hanya, bunga yang digunakan merupakan imitasi sehingga harga sewanya lebih ringan. Yakni antara Rp 300.000 sampai Rp 500.000. “Pada Jumat (4/1) kemarin sudah ada dua pesanan untuk ucapan selamat Dhaup Ageng,” ungkap penanggung jawab Toko Bunga Tulip, Haryono. Dia berharap masih ada tambahan pesanan. (War)