Ekonomi Agregasi    Minggu, 06 Januari 2019 / 11:52 WIB

PLN Disarankan Pakai Gas untuk Pembangkit Listrik

JAKARTA, KRJOGJA.com  - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar meminta PLN untuk mengganti high speed diesel (HSD) yang digunakan sebagai sumber energi utama Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Gas Mobile Power Plant (PLTMG MPP) Flores dengan bahan bakar gas. 

Wamen menilai, bahan bakar gas merupakan energi bersih dan harganya murah sehingga dapat menekan biaya produksi listrik.

"Sekarang masih menggunakan HSD (high speed diesel), tapi April nanti diusahakan untuk diganti dengan gas. Gas juga kan lebih murah, dengan itu diharapkan biaya pokok produksi nanti bisa turun," ujar Arcandra.

 

Saat ini, PLTMG MPP yang beroperasi sejak 3 Juli 2018 lalu ini menggunakan HSD yang merupakan bahan bakar minyak jenis solar yang memiliki angka cetane number 45. Jenis BBM ini umumnya diperuntukkan mesin industri.

 

PLTMG MPP Flores merupakan pembangkit yang pembangunannya diresmikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan pada Oktober 2017 lalu bersamaan dengan beberapa pembangkit lainnya di NTT yakni PLTMG Maumere dan PLTMG Kupang Peaker.

"PLTMG MPP Flores ini merupakan pembangkit yang lahir terlebih dahulu, termasuk salah satu yang tercepat (beroperasi)," kata Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Timur, Bali dan Nusra, Djoko R Abu Manan di kesempatan yang sama.

 

Dalam kunjungannya ini, Arcandra juga ingin memastikan bahwa kondisi sistem kelistrikan PLN di wilayah NTT, khususnya di Manggarai Barat dan Labuan Bajo dalam kondisi aman.

"Secara operasional, tadi saya dapat laporan kondisi kelistrikan di NTT, khususnya Labuan Bajo dan Manggarai Barat dalam kondisi aman. Ada reserve margin di atas 20%, ini secara keseluruhan sangat baik sekali," ujar Arcandra. (*)