Ragam Editor : Agus Sigit Kamis, 03 Januari 2019 / 13:48 WIB

Hiii..Jahil Dengan Watu Lumpang, Ini Akibatnya

TEMAN-TEMANNYA sering membicarakan hal-hal yang berbau gaib. Namun begitu, Harjo (nama samaran) tidak pernah mempercayainya. Baginya, hal demikian adalah sesuatu yang ngayawara dan tak mungkin menjadi kenyataan. Menurut Harjo, teman-temannya hanya berniat untuk menakut-nakuti. Dan di balik itu, orang memiliki keinginan atau keperluan tertentu.

Begitulah menurut pendapat Harjo. Tidak aneh jika kemudian Harjo mengabaikan dan menganggap angin lalu segala macam cerita berbau hantu, dedemit, makhluk halus, atau hal-hal yang gaib. Seandainya hal itu memang benar adanya, Harjo tidak merasa perlu untuk menggubrisnya.

Seperti dikutip Harianmerapi.com, Harjo rupanya juga penasaran dengan benda-benda yang dikaitkan dengan hal gaib. Oleh karenanya ketika di dusun tetangga ada kehebohan perihal Watu Lumpang yang sering memberi penampakan yang aneh-aneh, rasa penasaran dan iseng di dalam diri Harjo muncul. Ia pun mendatangi lokasi. Demi melihat bahwa Watu Lumpang yang terletak di tengah sawah itu hanya merupakan Watu Lumpang biasa, Harjo pun meremehkannya.

Kemudian timbullah keinginan Harjo untuk berbuat iseng. Pada malam harinya, ia seorang firi datang kembali ke lokasi. Watu Lumpang itu digulingkannya sehingga posisinya menjadi tengkurap. Ia ingin tahu bagaimana reaksi teman-temannya saat melihat posisi Watu Lumpang seperti itu.

Usai itu Harjo pulang dan tidur. Anehnya di dalam tidurnya Harjo bermimpi ditemui sosok orang berjanggut putih dengan sorot mata penuh wibawa. Sosok berjanggut putih itupu berkata, “Jika batu itu tidak kau kembalikan seperti semula, maka keluargamu akan tumpes tapis (musnah).”

Paginya saat bangun Harjo masih kepikiran mimpinya. Jangan-jangan benar ancaman itu, kata Harjo dalam hati. Maka buru-buru ia kembali ke lokasi Watu Lumpang. Batu itu dikembalikannya pada posisi semula. Meskipun tidak percaya, rupanya Harjo ada rasa takut juga jika mimpi itu menjadi kenyataan. (Albes Sartono)