Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 02 Januari 2019 / 19:11 WIB

Banyak Ganjalan, Pembangunan Gedung Baru DPRD Sukoharjo Akhirnya Rampung

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pembangunan gedung DPRD Sukoharjo di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo Kota akhirnya dinyatakan selesai per 31 Desember 2018. Rekanan masih memiliki kewajiban pemeliharaan selama 180 hari kedepan. Kewajiban rekanan lainnya yakni membayar denda Rp 110 juta karena terlambat menyelesaikan proyek sesuai batas waktu yang ditentukan 21 Desember 2018.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gedung DPRD Sukoharjo Sutanta, Rabu (2/1/2019) mengatakan, pembangunan gedung DPRD Sukoharjo selesai 100 persen dan siap digunakan. Namun penggunaanya masih belum bisa dipastikan kapan karena menunggu kebijakan dari pimpinan.

Selesainya pembangunan gedung baru DPRD Sukoharjo sudah sangat lama dinanti dan melegakan. Sebab rekanan sebelumnya diminta menyelesaikan proyek sesuai kontrak kerja 21 Desember 2018 namun gagal merealisasikannya. Meski begitu rekanan masih mendapatkan pemberian waktu kesempatan menyelesaikan proyek sampai 31 Desember 2018 dan akhirnya dapat diselesaikan.

Selama pemberian waktu kesempatan menyelesaikan proyek maka rekanan mendapatkan sanksi dan harus dijalankan. Hukumannya berupa denda total sebesar Rp 110 juta dan wajib dibayarkan.

"Pembangunan gedung baru DPRD Sukoharjo sudah selesai per 31 Desember 2018 dan rekanan tetap dikenai sanksi denda karena sebelumnya gagal menyelesaikan proyek sesuai kontrak kerja per 21 Desember 2018," ujarnya.

Setelah pembangunan selesai maka masih ada sejumlah tahapan berikutnya yakni pengisian barang di dalam gedung baru DPRD Sukoharjo sebagai penunjang aktifitas kerja. Termasuk juga tahapan serahterima hasil pembangunan dari rekanan kepada Pemkab Sukoharjo.

Selama menunggu proses tersebut apabila ada temuan kerusakan maka perbaikan masih menjadi tanggungjawab pihak rekanan. Sebab masa pemeliharaan berlaku selama 180 hari kedepan.

"Kualitas bangunan sudah baik tapi kalaupun ada kerusakan tetap menjadi kewajiban rekanan. Sebelumnya memang ada temuan plafon jebol tapi itu sudah diperbaiki rekanan," lanjutnya.

Sutanta mengatakan, pihaknya tetap memantau terus perkembangan kondisi gedung baru DPRD Sukoharjo setelah selesai dibangun. Hal itu untuk memastikan bahwa bangunan siap digunakan para wakil rakyat untuk bekerja. 

"Tidak hanya di dalam ruangan saja tapi disemua sisi bangunan kami pantau agar siap dipakai. Sebab gedung baru DPRD Sukoharjo segera ditempati kerja," lanjutnya.(Mam)