Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 01 Januari 2019 / 21:12 WIB

Wasit Yana Pernah pimpin Turnamen All England

SEJAK mengantongi  wasit bulutangkis bersetifikat  internasional  BWF beberapa tahun yang lalu, Drs Wahyana  asal Yogyakarta sering bolak-balik ke luar negeri  untuk memimpin  kejuaraan  bulutangkis level internasional yang digelar di berbagai negara.

Wahyana  merupakan salah satu dari dua wasit  bulutangkis Indonesia  bersetifikat  <LBadminton World  Federation  (BWF). Seorang wasit lagi yang memiliki sertifikat internasional berasal dari Surabaya, Khomarul Lailia.

“Untuk memimpin pertandingan dari setiap  kejuaraan bulutangkis internasional dari satu negara ke  negara yang lain tidak ada kendala sama sekali. Yang terpenting menegakkan peraturan dan mengikuti instruksi yang dibuat BWF. Begitu pula mengenai bahasa terutama bahasa Inggris tidak ada masalah,” ujar Wahyana  kepada di Yogya, Senin (31/12) malam lalu.

Diakui Wahyana, ada beberapa turnamen bulutangkis  tingkat dunia yang dipimpinnya sangat mengesankan.  Di antaranya sepanjang tahun 2018 lalu,  Wahyana memimpin pertandinga pertandingan  kejuaraan bulutangkis Sudirman Cup, Thomas & Uber Cup, Asian Games 2018 di Jakarta,  final bulutangkis kelas dunia superseries dan lain-lain.

“Yang paling membanggakan dari sejumlah turnamen bulutangkis tingkat dunia yang saya pimpin adalah turnamen  All England yang digelar di Birmingham, Inggris.  “Bisa bertugas memimpin pertandingan  turnamen bulutangkis All England merupakan pengalaman yang sangat membanggakan, karena turnamen  tersebut sangat bergengsi,” terang Wahyana.

Memasuki tahun 2019 ini, acaranya padat sekali  hampir sama dengan tahun 2018 lalu. Ia akan  memimpin pertandingan  kejuaraan bulutangkis internasional  Indonesia Master 2019 yang siap digelar Januari  2019 di Jakarta .  Berturut-turut memimpin pertandingan kejuaraan bulutangkis Final China Master (Maret  2019) di Ling Shui, Sudirman Cup Mei 2019 di Nanning China, Indonesia Open dan Jepang Open (Juli 2019),  Final Tour BWF di Guangzhou China (Desember 2019) dan Olimpiade 2020 di Jepang .  “Selain menjadi wasit untuk memimpin pertandingan  tingkat dunia, saya juga  ditugaskan untuk membaca janji wasit  pada penyelenggaraan Asian Games dan Paragames 2018  di Jakarta.  Juga menjadi tutor dan asessor ujian wasit  pada kejurnas  bulutangkis Desember 2018 lalu di Jakarta,” pungkas Wahyana, yang juga pengurus Pengda PBSI DIY. (Rar)