DIY Editor : Agus Sigit Minggu, 30 Desember 2018 / 19:15 WIB

OPTIMIS PEREKONOMIAN AMAN

Kadin DIY Siap Gebrak Dengan Jogja Heboh

YOGYA, KRJOGJA.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY optimis dunia usaha di DIY tetap aman dan bertumbuh 2019, meski perekonomian DIY maupun nasional masih menghadapi sejumlah tantangan eksternal maupun internal kedepannya. Kadin DIY bersama segenap jajaran dunia usaha beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bakal menghadirkan 'Jogja Heboh' sebagai gebrakan untuk menggerakkan semua sektor usaha dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi memasuki 2019.

Ketua Umum Kadin DIY  Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi menilai pertumbuhan perekonomian DIY pada 2018 cukup bagus dan menunjukkan akselerasi dengan tumbuh 6,03 persen pada triwulan III 2018 lalu.  Optimisme pertumbuhan ekonomi DIY yang semakin membaik ini masih tetap berlanjut pada 2019 namun membutuhkan peran dari industri kreatif dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

"Kadin DIY sendiri masih banya 'PR' yang harus diselesaikan terutama nota kesepakatan dengan beberapa negara yang belum maksimal diperdalam, terutama dari sisi ekonomi dan pariwisata. Kita akan buka kesempatan kerjasama ini tidak hanya bagi Kadin provinsi lainnya agar bisa mengoptimalkan sektor perdagangan, pariwisata hingga pendidikannya ," tutur GKR Mangkubumi didampingi sejumlah Wakil Ketua Umum dan pengurus kepada KR dalam Refleksi 2018 dan Harapan 2019 Kadin DIY di kantor kesekretariatan Jalan Sultan Agung No.8 Yogyakarta, Minggu (30/12).

Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif Kadin DIY Eddy Purjanto menyampaikan perekonomian DIY banyak ditopang oleh industri kreatif khususnya UMKM, untuk itu pihaknya memiliki program khusus diantaranya pemberdayaan UMKM dengan menggunakan aplikasi digital.  Aplikasi digital tersebut akan diluncurkan pada 2019 mendatang guna meningkatkan potensi dan kemampuan kapasitas UMKM DIY.  

"Selain itu, Kadin DIY tengah merintis upaya peningkatan kesejahteraan petani DIY melalui pembentukan koperasi petani sebagai wadah penyaluran distribusi penjualan sehingga mereka punya posisi tawar lebih dan akan diperdayakan menggunakan aplikasi digital. Keduanya menjadi perhatian khusus Kadin dengan mengenalkan aplikasi digital memasuki era industri 4.0," ujar Eddy.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin DIY Gonang Djuliastono menyampaikan sebagai induk organisasi dunia usaha, Kadin DIY akan lebih mensosialisasikan dirinya secara utuh terutama bersinergi dengan Pemda setempat. Selanjutnya, Kadin DIY mengajak seluruh dunia usaha dan Pemda dalam program Jogja Heboh pada Februari 2019 mendatang.

" Kami ingin berusaha dan berupaya bersinergi bersama-sama untuk terus maju. Ditambah dengan adanya potensi kehadiran bandara baru pada 2019 di DIY yang akan lebih menggairahkan seluruh unsur ekonomi," pungkas Gonang. (Ira)