Peristiwa Agregasi    Minggu, 30 Desember 2018 / 15:41 WIB

Diduga ISIS, Maroko Tangkap Pembunuh Turis


RABAT, KRJOGJA.com — Pihak berwenang Maroko telah menahan seorang laki-laki Swiss-Spanyol karena diduga terkait dengan kelompok ekstremis yang diduga membunuh dua pendaki Skandinavia.

Biro Pusat Investigasi Yudisial mengatakan dalam pernyataan bahwa laki-laki itu ditahan pada Sabtu (29/12) di Marrakesh. Pasukan kontraterorisme Maroko menuduh dia mengajarkan keterampilan media sosial dan panahan kepada beberapa tersangka dalam serangan teroris pertama Maroko dalam bertahun-tahun itu.

Pernyataan itu mengatakan dia juga diduga terlibat dalam merekrut warga Maroko dan sub-Sahara Afrika untuk "plot teroris" yang menarget "kepentingan-kepentingan asing dan pasukan keamanan." Pernyataan itu tidak mengidentifikasinya atau memberikan rincian.

Dua puluh orang telah ditangkap sejauh ini dalam penyelidikan atas pembunuhan dua perempuan pendaki, Maren Ueland and Louisa Vesterager Jespersen. Keduanya adalah seorang warga Denmark dan seorang warga Norwegia. Jenazah mereka ditemukan pada 17 Desember 2019.

Pihak berwenang yakin pembunuh mereka terafiliasi dengan kelompok ISIS.(*)