Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 27 Desember 2018 / 11:28 WIB

Malang Strudel Carnival Bidik 10 Ribu Pengunjung

MALANG, KRJOGJ.com - Malang Strudel Carnival digelar dalam rangka HUT keempat danmelibatkan semua pihak. Seperti klien, UMKM, dan customer. Khususnya, warga Malang Raya.  10 Ribu pengunjung jadi target.

Sejak diluncurkan pada 24 Desember 2014, Malang Strudel telah menjadi salah satu oleh-oleh terfavorit. Didirikan oleh artis Teuku Wisnu, produk oleh-oleh menjelma menjadi pilihan wajib wisatawan yang berkunjung ke Malang. Sebagai apresiasi bagi pelanggan, Malang Strudel Carnival digelar. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewadahi dan mengajak pelaku wisata, pelaku UMKM, dan komunitas se-Malang Raya. Semua diajak berpartisipasi. Tujuannya,  memberikan knowledge dan hiburan lengkap untuk pengunjung acara.

Malang Strudel Carnival tahun ini menghadirkan serangkaian acara. Antara lain food competition, talkshow pariwisata di era digital dan milenial, bedah film, senam fantasi, pentas musik (band), hingga tausiah.

Di samping itu, ada 100 tenan yang didirikan. Jumlah tersebut diisi kuliner, UMKM, wisata, dan hotel. Dalam dua hari perhelatan, panitia menargetkan 10 ribu pengunjung. Terbagi atas masyarakat lokal sebanyak 80% dan wisatawan 20%.

Owner Malang Strudel, Teuku Wisnu, menyatakan usahanya akan mendukung Malang sebagai destinasi wisata. “Misi utama Malang Strudel adalah fokus memperkenalkan Malang sebagai destinasi pariwisata. Semakin dikenal, kunjungan wisatawa  ke Malang juga meningkat. Usaha Malang Strudel pun bisa ikut berkembang. Kita mengharapkan keberkahan dari majunya pariwisata Malang,” papar Teuku Wisnu, diamini CEO Malang Strudel Donny Kris Puryono.

Sedangkan Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I Kemenpar Hariyanto mengatakan, pariwisata telah ditetapkan sebagai leading sector dan menjadi core economy Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata pun sangat menggembirakan. Rata-rata di atas 20% setiap tahun.

“Tahun depan adalah tahun pembuktian kita bisa mencapai target utama meraih 20 juta wisman. Kita sudah menyiapkan berbagai strategi pamungkas khususnya dalam bidang pemasaran,” ujarnya. (*)