Jateng Editor : Ivan Aditya Sabtu, 29 Desember 2018 / 20:41 WIB

Plt Bupati Purbalingga Tercebur di Sungai Klawing

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi tercebur ke kali akibat perahu karet yang ditumpanginya terbalik, saat berarung jeram di Sungai Klawing Purbalingga, Sabtu (29/12/2018) siang. Suaminya, Rizal Diansyah,  Komandan Lanud Wirasaba Letkol Pnb Putu Sucahyadi, Komandan Kodim 0702 Letkol Andi Bagus, Kapolres Purbalingga AKBP Kholilur Rochman dan wartawan KRJOGJA.com, Toto Rusmanto serta skiper Alal Rizky ikut tercebur ke sungai dan sempat hanyut beberapa puluh meter sebelum diselamatkan tim rescue dari Perhimpunan Arung Jeram Tirtaseta.

Tak lama kemudian perahu karet lain yang ditumpangi Ketua DPRD Tongat dan isterinya juga terbalik di jeram yang sama, namun seluruhnya bisa diselamatkan. Setelah beristirahat sejenak, pengarunganpun dilanjutkan. "Puteri TBS tercebur di jeram TBS," begitu komentar sejumlah rafter Tirtaseta.

Tiwi mengaku sempat panik ketika selama beberapa detik tenggelam. Kepanikannya masih berlanjut saat terapung dan hanyut. "Saya lega setelah ditarik ke tepi sungai. Tapi saya tidak kapok. Suatu hari nanti saya akan berarung jeram lagi di Sungai Klawing" ujarnya.

Jeram TBS merupakan jeram dengan grade 3. TBS merupakan kepanjangan Triyono Budi Sasongko. Pengarung jeram Tirtaseta mengabadikan nama Bupati Purbalingga peride 2000-2005 dan 2005-2010 itu pada sebuah jeram di wilayah Desa Tangkisan itu karena berjasa dalam pengembangan kegiatan arung jeram di Purbalingga.

Ketua Perhimpunan Arung Jeram Tirtaseta, TotoTriwindarto menegaskan, perahu terbalik saat berarung jeram merupakan hal yang biasa. Setelah tenggelam sesaat,  pelampung akan membuat orang tetap berada di permukaan air.

"Opsinya berenang ke tepian, atau dibantu dengan tali lempar dan ditarik ke perahu lain atau tepi sungai," ujar pemegang sertifikat Instruktur Arung Jeram dari Kumsheen Resort Kanada itu.

Pengarungan dimulai dari Desa Karangmalang kecamatan Bobotsari. Tidak kurang dari 45 peserta ikut dalam kegiatan arung jeram bersama Forkompimda Purbalingga.Tirtaseta menurunkan delapan perahu karet  untuk penumpang dan satu perahu rescue, ditambah satu perahu rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Penanggungjawab pengarungan, Toto Triwindarto menempatkan Plt Bupati dan suaminya, Komandan Lanud, Komandan Kodim dan Kapolres di satu perahu. Sementara Ketua DPRD Tongat dan isterinya di perahu lain. Selain unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah  (Forkompimda), sejumlah pejabat di lingkungan pemkab juga ikut dalam pengarungan tersebut. Pengarungan selama sekitar 2 jam itu berakhir di Wet House Tirtaseta di Desa Onje. (Rus)