Wisata Editor : Agung Purwandono Jumat, 28 Desember 2018 / 20:11 WIB

6 Hal yang Harus Dilakukan Desa Wisata di Yogya Jika Ingin Berkembang

YOGYA, KRJOGJA.com – Setidaknya ada 6 hal yang perlu diperhatikan oleh desa/kampung wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta jika ingin berkembang. Hal tersebut terungkap dalam Dialog Akhir Tahun Penguatan Model Wisata Kerakyatan Ala Jogja yang berlangsung di Desa Wisata Pentingsaru, Kamis (27/12/2018).

Acara yang diselenggarakan Forum Komunikasi Desa/Kampung Wisata Daerah Istimewa Yogyakarta menghadirkan pembicara Oneng Setya Harini (Kementerian Pariwisata RI),Aris Riyanta MSi (Kepala Dinas Pariwisata DIY), Tantiarini Hidayati (Tourism & Hospitality), Octo Lampito (Pemred Kedaulatan Rakyat) dengan moderator Destha Titi Raharjana (Penggiat wisata Kerakyatan).

Refleksi tersebut setidaknya menghasilan  6 kesimpulan tentang desa wisata/kampung wisata di DIY : 

1. Unit Bisnis yang Harus Dijalan dengan Guyub

Desa /kampung wisata sudah menjadi unit bisnis yang harus tetap dijalankan secara guyub, kolegial dengan spirit pariwisata berbasis komunitas (CBT). Perlu didukung komitmen pemerintah lewat fasilitasi dalam wujud akselerasi pembangunan serta pengembangan SDM dan penerbitan regulasi.

2. Menjadi Pelestari Lingkungan Fisik, Sosial dan Budaya

Pergerakan ekonomi kerakyatan dalam bentuk riil desa /kampung wisata saat ini, dinilai mampu menjadi alat untuk meningkatkan status sosial, membuka peluang kerja. Keberadaan desa/kampung wisata dinilai menjadikan pelestarian lingkungan fisik, sosial dan budaya menjadi lebih diperhatikan.

3. Pengelola Harus Menjaga Keseimbangan

Pihak pengelola harus mampu menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi, pelestarian budaya dan kelestarian lingkungan dalam pengembangan desa/kampung wisata dengan ukuran rasa yang “cukup”, tanpa mengekploitasi secara berlebihan.

4. Pengelola Harus Meningkatkan Kualitas Produk, Layanan dan Pengelolaan

Peningkatan kualitas produk, pelayanan wisata, serta pengelolaan menjadi kunci penting agar desa/kampung wisata lebih kompetitif agar meningkatkan kepuasan wisatawan.

5. Perlu Petunjuk Teknis dan Regulasi

Masih diperlukan petunjuk teknis ataupun regulasi teknis lainnya yang patut disiapkan pemerintah dan dinas terkait agar lebih mampu mengarahkan, melakukan pembinaan serta pengendalian kegiatan desa/kampung wisata.

6. Semangat Kerja Bersama untuk Mengakselerasi

Semangat kerja bersama menjadi landasan untuk mengakselerasi desa dan kampung wisata agar lebih berdaya saing. Pihak industri (perhotelan) dan kampus (akademisi) serta media beserta komunitas blogger siap menjalin kerja bersama desa/kampung wisata serta Forkom DIY. (Apw)