Gaya Hidup Agregasi    Jumat, 28 Desember 2018 / 10:51 WIB

Mirip Vape, Kenali Juuls dan Bahayanya

SELAIN vape, ada lagi model rokok elektrik yang ukurannya lebih minimalis. Tidak jarang, orang pasti akan mengiranya benda itu adalah flash disk atau USB. Rokok elektrik itu adalah Juuls.

Sesuai namanya, Juuls didesain ramping dan praktis jika membawanya ke mana-mana seperti vape. Menyadur laman Your Tango pada Kamis (27/12/2018), benda ini sangat populer di kalangan remaja. Sama seperti vape, juuls juga memiliki asap yang beraroma, seperti crème brûlée.

Produk Tembakau Alternatif Bisa Digunakan untuk Seseorang yang Ingin Berhenti Merokok
Namun, banyak peneliti memperingatkan bahaya yang akan ditimbulkannya. Perlu diketahui, Juuls telah membentuk hampir 60% dari pasar rokok elektronik. Apalagi perusahaan rokok elektrik ini sedang mengembangkan pasarnya di Asia, termasuk Indonesia.

Menurut pembuatnya, Juuls diciptakan untuk memberikan alternatif pada perokok agar berhenti dengan menyediakan pena vape terselubung yang juga mudah digunakan.

Juuls juga memilki varian rasa, seperti mangga hingga mint. Setiap polong berisi 50 miligram nikotin, yaitu sebanyak setengah bungkus rokok. Hal inilah yang semakin menarik minat kalangan muda.

Terlepas dari itu, tingginya kandungan nikotin menimbulkan risiko terbesar kecanduan. Sementara itu, nikotin, heroin dan kokain adalah salah satu dari lima zat paling adiktif di Bumi.

Nikotin menciptakan perubahan permanen pada materi abu-abu otak. Begitu orang yang rentan mencoba nikotin sekali saja, perubahan ini meningkat setiap kali individu menggunakan nikotin, membentuk jalur saraf baru dan membuat tubuh sangat membutuhkannya. Ini tentu menyebabkan seseorang jadi kecanduan, bahkan bisa menjadi pecandu berat nikotin.

Umumnya orang hanya mengetahui bahaya rokok tradisional, tetapi banyak yang keliru jika vaping memiliki risiko yang lebih kecil. Kenyataannya, aktivitas ini meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan kanker seperti halnya rokok biasa.

Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah, membuat tegang jantung dan pembuluh darah dan membuat pengguna berisiko lebih tinggi terkena stroke dan serangan jantung. Parahnya, kandungan nikotin yang tinggi pada Juuls bisa menimbulkan overdosis. Gejalanya antara lain, kejang, mual, dan muntah. (*)