DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 26 Desember 2018 / 14:50 WIB

Bareskrim Turun Tangan, Ruang Perawatan Krisna Adi Dijaga Polisi

SLEMAN, KRJOGJA.com - Kondisi Krisna Adi Dharma Tama dikabarkan membaik setelah menjalani operasi kepala usai mengalami kecelakaan motor Senin (24/12/2018). Kondisi pemain Mojokerto Putra yang baru mendapat hukuman larangan bermain seumur hidup tersebut dikabarkan mulai membaik dan telah dipindahkan dari ruang perawatan intensif. 

Kakak kandung Krisna, Johan Arga mengungkap pihak keluarga mendapatkan pemberitahuan kepolisian bahwa adiknya mendapatkan pengamanan lebih atas instruksi Bareskrim Polri. Krisna menurut dia mendapatkan proteksi karena adanya kekhawatiran ada pihak-pihak yang hendak memanfaatkan situasi saat ini. 

“Intinya Krisna diprotek, atas instruksi Bareskrim Polri. Saat ini di ruang perawatan hanya orang-orang yang diijinkan keluarga yang bisa masuk. Di depan paviliunnya juga dijaga petugas kepolisian,” ungkap Johan ketika berbincang dengan KRjogja.com Rabu (26/12/2018). 

Johan secara khusus mengatakan belum bisa menyampaikan informasi terkait hal apa yang akan diungkapkan ke publik seperti yang sempat disampaikan pada media beberapa waktu lalu. “Saya saat ini belum bisa menyampaikan hal lain terkait apa yang terjadi sebelum kecelakaan, saya mohon doa untuk Krisna agar lekas sembuh dan bisa melewati ini semua,” tandas pria yang juga mantan penggawa PSIM ini. 

Krisna sebelumnya diberitakan mengalami kecelakaan sepeda motor bersama seorang karyawan usaha Johan Arga. Pertanyaan mulai muncul lantaran kecelakaan terjadi tepat sehari setelah Komdis PSSI memberikan sanksi larangan bermain seumur hidup pada pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut. 

Polisi secara langsung dibawah Kapolri Jendral Tito Karnavian sebelumnya telah berikrar untuk memberantas mafia sepakbola di Indonesia. Satgas Anti Mafia Bola pun telah bekerja di mana Krisna Adi bisa menjadi salah satu pintu masuk membuka tabir pengaturan skor yang terjadi di dunia persepakbolaan profesional tanah air. (Fxh)