Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Selasa, 25 Desember 2018 / 17:30 WIB

Suka Nggosip Ternyata Ada Manfaatnya?

KUMPUL bersama rekan tanpa melakukan gosip mungkin akan terasa hambar bagi sebagian orang. Rasa-rasanya kayak ada yang kurang jika saat berkumpul, tidak membicarakan seseorang yang dikenal maupun bergunjing tentang kehidupan selebritis.

Ada yang berpendapat bahwa bergosip bukan sesuatu yang mesti dilakukan. Buang-buang energi positif, katanya. Lagipula perbuatan itu tidak baik bagi tubuh kita.

Namun, riset terbaru membuktikan bahwa gosip berdampak baik untuk kita. Seperti dikutip dari situs Today dot com, penelitian baru dari Personality and Psychology Bulletin, mengatakan, gosip dapat membantu kita belakar tentang diri sendiri, mengukur kebaikan orang sekitar, dan seberapa baik diri kita di lingkungan masyarakat.

Seorang peneliti di departemen manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi di University of Groningen, Belanda, Elena Martinescu, mengatakan,"Gosip memberikan cara yang bagus kepada orang-orang untuk belajar tentang lingkungan sosial mereka dari pengalaman orang lain."

Elena dan rekan-rekannya telah melakukan beberapa percobaan guna menengok bagaimana seseorang bereaksi terhadap gosip. Sebanyak 183 orang mahasiswa diminta untuk mendeskripsikan secara singkat mengenai tugas kelompok sebelumnya, dan satu anggota berbagi evaluasi dampak positif atau negatif dari para anggota lain, yang ditunjuk sebagai X.

Tanggapan menunjukkan bahwa orang memang menggunakan gosip sebagai cara penyesuaian perilaku mereka. Gosip yang positif mendorong orang untuk memperbaiki diri.

Sedangkan dari gosip negatif kasusnya lebih rumit. Beberapa melihatnya sebagai dorongan untuk ego mereka sendiri, sementara yang lain menganggapnya sebagai peringatan.

“Orang yang berpartisipasi saat menggosip dapat menyimpulkan hal-hal tentang diri mereka sendiri dan mengevaluasi diri tanpa harus menguji semuanya secara langsung. Untuk penerima, gosip dapat menjadi semacam simulator realitas: Perhatikan apa yang terjadi pada orang lain di lingkungan Anda dan Anda dapat memahami diri Anda dengan lebih baik dan membentuk harapan yang lebih akurat untuk masa depan," kata Elena menambahkan.(*)