Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 21 Desember 2018 / 15:51 WIB

Erik Thohir Sukses Perjuangkan Penambahan Nomor Cabang Andalan Indonesia

JAKARTA,KRJOGJA.com -  Kepiawaian Ketua Komite Olimpiade  Indonesia (KOI), Erick Thohir dalam memperjuangkan kepentingan olahraga Indonesia tidak perlu diragukan.

Buktinya, Eto, panggilan Erick Thohir sukses menambah nomor pada cabang olahraga unggulan Indonesia dipertandingkan pada SEA Games Philipina 2019 dalam pertemuan dengan Philipina Organizing Committe (POC) di Manila, 15 Desember lalu. 

"Pak Erick Thohir mampu meyakinkan  POC untuk menerima usulan KOI tentang penambahan nomor-nomor yang dipertandingkan pada tiga cabang olahraga unggulan Indonesia. Perjuangan pak Erick Thohir yang mampu menambah nomor unggulan Indonesia pada SEA Games 2018 itu patut kita diapresiasi," kata Plt Sekjen KOI, Hellen Sarita Delima saat menerima Pengurus SIWO PWI Pusat yang dipimpin Gunde Ariwangsa di Gedung FX Jakarta, Kamis, 20 Desember 2018. 

Penambahan nomor disetujui P0C, kata Hellen, terjadi pada cabang olahraga bulutangkis, tenis, dan pencak silat. 
"Bulutangkis yang tadinya diusulkan hanya 5 nomor bisa menjadi 7 nomor dipertandingkan. Begitu juga cabang tenis yang mempertandingkan nomor ganda campuran," katanya. 

"Yang lebih mengesankan lagi, terjadinya penambahan nomor pencak silat dimana Indonesia sukses merebut 14 medali emas pada Asian Games 2018. Semula hanya 6 nomor yang ditawarkan tetapi bisa ditingkatkan menjadi 9 nomor dari usulan 16 nomor. Ini kan sudah sangat bagus," tambahnya. 

Ketika ditanyakan kapan keputusan final cabang olahraga yang dipertandingkan pada SEA Games Philipina 2019, wanita pertama Indonesia yang lulus sebagai Executive Master in Sport Organization Management (Memos) menjawab,

"Keputusan final akan dilakukan Januari 2019. Yang pasti, SEA Games Philipina 2019 akan mempertandingkan 56 cabang olahraga."

Dalam kesempatan itu, Hellen juga memuji Wakil Sekjen PB Pelti, Susan Subarki yang mampu membantu perjuanvan KOI memasukkan nomor ganda campuran tenis bisa dipertandingkan di pesta olahraga dua tahunan negara Asia Tenggara tersebut.

"Bu Susan itu punya hubungan internasional sangat bagus. Makanya, dia diundang khusus POC. Ini patut diikuti pengurus cabang olahraga lainnya sehingga kita bisa berjuang bersama-sama untuk kepentingan olahraga Indonesia pada multi event SEA Games, Asian Games maupun Olympic Games," katanya. (Fon)