Peristiwa Editor : Ivan Aditya Rabu, 19 Desember 2018 / 22:15 WIB

Inggris Siagakan 3.500 Tentara Hadapi Brexit Buntu

INGGRIS, KRJOGJA.com - Inggris menyiagakan 3.500 personel tentara untuk menghadapi segala kemungkinan di tengah kebuntuan pemerintah terkait negosiasi penarikan diri mereka dari Uni Eropa alias Brexit.

Keputusan ini diambil setelah Perdana Menteri Theresa May gagal meloloskan draf keputusan Brexit di hadapan oposisi pada rapat kabinet hanya berselang 14 pekan menjelang tenggat waktu. Rapat itu sendiri adalah pertemuan terakhir sebelum parlemen Inggris memasuki masa rehat Natal dan Tahun Baru, membuat keputusan terkait Brexit lagi-lagi tak menemukan jalan keluar.

Namun, Menteri urusan Brexit, Steve Barclay, mengatakan bahwa jajaran kabinet masih berharap bisa mendapatkan dukungan Dewan Perwakilan meski pemungutan suaranya harus diundur hingga Januari 2019. Ia pun menganggap langkah untuk tak memutuskan apa-apa hingga akhir tahun ini sangat bagus agar pemerintah dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik menjelang pemungutan suara parlemen.

Dengan demikian, pemerintah Inggris diharapkan dapat menyodorkan satu kesepakatan final kepada Uni Eropa pada waktu jatuh tempo pada 29 Maret 2019.

"Kami sepakat untuk tak menyepakati sesuatu terlebih dulu di dalam pemerintah. Namun, prioritas utama kami tetap untuk mencapai satu kesepakatan," ucapnya. (*)