DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 18 Desember 2018 / 12:07 WIB

Satpam Hartono Mall 'Disemprit', Ini Sebabnya

SLEMAN, KRJOGJA.com - Satuan Pengamanan (Satpam) Hartono Mall Yogyakarta Selasa (18/12/2018) pagi tampak terkaget ketika diminta jajaran Dit Binmas Polda DIY berkumpul saat pergantian jam jaga usai sekira pukul 07.00 WIB. Beberapa terlihat bingung saat ikut dalam barisan yang kali ini dipimpin langsung oleh AKBP Suryatama NP SH, Kasubdit BinSatpam / Polsus Dit Binmas Polda DIY. 

Satu persatu satpam yang dibariskan di depan pintu masuk kendaraan Hartono Mall diperiksa. Mereka diteliti bagian per bagian mulai dari Kartu Tanda Anggota (KTA), seragam dan atribut yang dikenakan saat bertugas. 

Saat diketahui tak menggunakan identitas yang melekat di tubuh, beberapa satpam diminta melakukan push up dengan jumlah sesuai huruf dalam namanya. Pun, seluruh satpam anggota yang dinilai melakukan kesalahan seragam karena menggunakan safari diberikan surat teguran untuk mengubah seragam kedepan. 

AKBP Suryatama NP SH, mengungkap kedatangan tiba-tiba ke Hartono Mall merupakan upaya penertiban satpam yang bertugas di ruang-ruang publik. Menurut dia, keberadaan satpam saat ini memegang peranan penting bagi masyarakat sehingga harus diketahui pasti legalitas dan kompetensinya. 

“Kami lakukan penertiban, satpam harus punya legalitas karena mereka harus diklat dan punya ijazah (KTA). Kemarin sudah dilaksanakan di Ramai Mall dan kali ini di Hartono Mall Yogyakarta,” ungkapnya usai sidak. 

Di Hartono Mall, Suryatama mengaku ada kesalahan yang dilakukan satpam di mana penggunaan atribut tidak sesuai peraturan yang berlaku. “Ini safari pakaian sipil harian itu harusnya untuk supervisor atau danru ke atas,  tapi ini semua diseragamkan seperti ini (pakai safari), ini salah,” imbuhnya. 

Pihak Polda DIY sendiri segera melakukan tidak lanjut atas temuan kesalahan tersebut dengan memberikan surat teguran baik kepada perusahaan penyedia jasa satpam dan manajemen Hartono Mall agar kedepan tak lagi terjadi kesalahan perundangan yang berlaku. “Kami tetap kedepankan pendekatan humanis sesuai arahan Kapolda DIY, sehingga kami berikan surat teguran karena substansinya yang terpenting adalah pemahaman atas aturan yang berlaku,” terangnya. 

Sementara Cahya Andriyanto, Tim Leader Satpam Hartono Mall mengapresiasi sidak dari Polda DIY yang mengedepankan sisi humanis. “Ini bentuk evaluasi kami kedalam, semua anggota perusahaan kami sudah ikut pelatihan yang diadakan perusahaan PT ISS. Terkait seragam memang kesepakatan perusahaan kami dengan pihak mall jadi mungkin kedepan akan dikoordinasikan lagi,” ungkapnya. 

Penertiban satpam oleh Polda DIY sendiri terus akan dilakukan kedepan. Momen HUT Satpam ke-38 yang diperingati 30 Desember 2018 menjadi momentum penertiban satpam tersebut agar tugas dan kinerja membantu kepolisian bisa maksimal sesuai perundangan. (Fxh)