Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 15 Desember 2018 / 09:40 WIB

Kopi Kim Teng Goda Masyarakat ke Riau

PEKANBARU, KRJOGJA.com  – Bagi penikmat Robusta maka kedai Kopi Kim Teng, Pekanbaru, menjadi spot terbaik. Kedai turun temurun ini menyajikan kopi nikmat dengan kualitas terbaik. Memiliki nama besar, kedai ini menjadi rujukan para publik.
 
Experience terbaik di berikan Kota Pekanbaru. Kehangatan kembali Malacca Strait Jazz, Sabtu (15/12), ini semakin sempurna dengan kenikmatan kopi Robusta ala Kim Teng. Kedaianya berada di Jalan Senapelan 22, Pekanbaru, Riau, atau dekat dengan kawasan Pasar Bawah. Setiap harinya, kedai ini pun selalu ramai menjadi rujukan pengunjung.
 
“Kami menawarkan kopi dengan cita rasa terbaik. Kopi yang kami tawarkan adalah robusta. Kopi ini pada awalnya diminati oleh masyarakat Pekanbaru dan Riau,” ungkap Owner Kopi Kim Teng Mulyadi Zenggana.
 

Kim Teng pada perinsipnya menyediakan kopi dengan beragam varian. Ada kopi hitam, kopi susu, dan es kopi. Menyajikan cita rasa terbaik, Kim Teng menyeduh kopi dengan racikan khusus. Untuk 1 cangkir kopi, diberikan gula pasir sebanyak 1,5 sendok makan. Menjadi generasi ke-3 Kopi Kim Teng, Mulyadi tetap mempertahankan racikan ini sejak kali pertama beroperasi di tahun 1946.
 
“Kim Teng ini buka setelah kemerdekaan dan bertahan hingga saat ini. Untuk racikan kopinya sudah diberikan secara turun temurun. Kami saat ini hanya melanjutkan saja, termasuk jenis kopi yang dipakai. Masyarakat di sini menyukai kopi yang berat. Kami tetap mempertahankan semuanya,” terang Mulyadi lagi.
 
Menggunakan jenis Robusta, kopi terbaik ini didatangkan langsung dari Sungai Penuh, Jambi. Bahan baku kopi ini menjalani proses screaning ulang sebelum di roasting. Proses sortir yang dilakukan dengan membersihkan bahan baku dari kotoran. Meski demikian, Kim Teng tidak melakukan screaning kopi ini menurut ukuran. Alasannya, Kim Teng menyesuaikan dengan market.
 
“Kami menerima bahan baku sudah setengah jadi. Kopi sudah dikeringkan, tapi kadang ada kotoran. Kami bersihkan bahan baku ini dari ranting, kopi yang busuk, dan lain-lain. Semua bersihkan. Kami ini tidak mengukur butir kopinya karena menyesuaikan dengan harga pasaran. Selain itu, kopi ini memiliki karakter khusus,” tuturnya.
 
Diambil dari petani melalui jasa pengepul, Kopi Robusta Sungai Penuh memiliki karakter khas. Cita rasa pahit yang muncul kuat dengan aroma khas. Menyapa penggemarnya setiap hari, Kopi Kim Teng memang ramah kantong. Untuk kopi hitam dijual dengan harga Rp9.000 per gelas. Kopi susu pun hanya dihargai Rp10.000 per gelas. Kenikmatan kopi ini bisa dinikmati setiap hari kerja pukul 06.30-17.00 WIB.
 
Pengkhususan diberikan pada hari libur. Kim Teng hanya beroperasi mulai pukul 06.30-12.00 WIB. Pada hari kerja reguler, Kim Teng bisa menjual hingga 200 gelas kopi. Pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu, penjualannya kopinya naik signifikan hingga 300 gelas. Untuk memenuhi permintaan pelanggannya, kedai ini membutuhkan bahan baku kopi hingga 100 Kg per bulan. 
 

"Kim Teng ini berhasil mempertahankan rasa dan kualitasnya. Konsep kerjasama dengan pedagang lain yang dikembangkan Kim Teng ini juga bagus. Pemberdayaan bagi masyarakat sekitar tetap dilakukan dengan menyediakan lapak kuliner. Dengan begitu, pengunjung memiliki  banyak pilihan menu terbaik saat menikmati kopi," kata Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani. (*)