DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 14 Desember 2018 / 13:10 WIB

Homestay ‘Pesta Seks’ Tak Pernah Lapor, Ketua RT Kaget

SLEMAN, KRJOGJA.com - Ngadimin (65) Ketua RT 5, RW 12 Karangasem Caturtunggal Depok Sleman tampak kaget ketika ditemui wartawan Jumat (14/12/2018). Ia sempat menyangka kedatangan wartawan yang sedianya menanyakan perihal lokasi pesta seks adalah untuk menemui pemilik laundry di sebelah usaha jahitnya.

Ngadimin kaget lantaran ia tak mengetahui bahwa satu rumah di wilayahnya sempat digunakan sebagai lokasi pesta seks oleh 12 orang Selasa malam lalu. “Saya malah baru tahu dari njenengan ini kalau ada pesta seks, saya tidak tahu informasinya,” ungkapnya pada wartawan Jumat (14/12/2018).

Ngadimin mengatakan pihak kepolisian tidak memberitahukan sama sekali perihal penggerebekan yang dilakukan Selasa tengah malam lalu. “Tidak ada pemberitahuan polisi, dulu ada dua kali menangkap narkoba itu ya ‘ndodog’ rumah meski jam 2 pagi. Jadi sama sekali tidak tahu,” imbuhnya.

Terkait pemberitahuan pemilik dan ijin homestay sendiri, Ngadimin mengaku tak pernah menerima dari pihak pemilik. Ia pun menyayangkan ketidaktaatan warganya yang kemudian membuat nama wilayah terkena dampaknya.

“Laporan saja tidak ada apalagi ijin. Saya tidak tahu kalau rumah itu dipakai homestay. Kaget sekali ini mungkin nanti saya bawa ke pertemuan RT untuk membahas langkah lanjutan,” ungkapnya lagi.

Terakhir, polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus pesta seks di Condongcatur tersebut. Keduanya yakni AS dan HK dituduh menjadi penyelenggara dengan mengambil keuntungan dari kasus tersebut. (Fxh)