Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 14 Desember 2018 / 14:20 WIB

Siba Surya Terima 200 Truk Mercedes-Benz Axor 4928 T

SEMARANG, KRJOGJA.com - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), agen tunggal penjualan resmi kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia, bersama PT Kedaung Satya Motor sebagai dealer resmi Mercedes-Benz menyerahkan 200 unit truk Mercedes-Benz Axor 4928 T kepada PT Siba Surya. 

"Penyerahan dua ratus unit Mercedes-Benz Axor 4928 T ini memperlihatkan kepercayaan konsumer yang sangat tinggi kepada produk kami. DCVI juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan PT Siba Surya sebagai salah satu perusahaan logistik terbesar, terlengkap dan terbaik di Indonesia, " jelas Direktur Network, Product & Retail Truck Indonesia DCVI Maximilian Knorr.

Dia menjelaskan pembelian unit Mercedes-Benz Axor 4928 T ini merupakan langkah strategis yang diambil PT Siba Surya untuk melengkapi portofolio kendaraan logistik yang telah ada, dan yang lebih utama, untuk memenuhi kebutuhan pasar transportasi logistik yang terus berkembang. 

"Pengembangan portofolio ini selaras dengan semboyan PT Siba Surya yakni menyediakan layanan transportasi logistik terbaik dan terlengkap. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1951 berkembang sangat signifikan menjadi salah satu perusahaan logistik tersebar di tanah air dengan mengoperasikan lebih dari 1.600 unit kendaraan serta didukung 7 kantor cabang di Jawa dan Sumatera."  

The New Axor 4928 T merupakan truk Mercedes-Benz yang dikembangkan setelah mempelajari kondisi jalan raya dan kebutuhan industri logistik di Indonesia. Dengan dilengkapi dengan standard keamanan Mercedes-Benz seperti Anti-lock Braking System (ABS), engine & exhaust brake dan trailer brake, Mercedes-Benz Axor 4928 T merupakan truk dengan kemampuan operasional yang aman, efisien
serta dapat diandalkan dari segi performa. 

Dilengkapi dengan mesin OM 906 LA bertenaga 280 PS yang menghasilkan putaran mesin rendah pada kecepatan tinggi, truk ini diyakini dapat menjadi partner bisnis yang menguntungkan bagi perusahaan pengguna. (*)