Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Kamis, 13 Desember 2018 / 16:59 WIB

Komite Bersama RI - Uni Eropa Bahas Isu Minyak Kelapa Sawit

BELGIA, KRJOGJA.com - Komite Bersama Ketiga di bawah kerangka Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama (PCA) Uni Eropa-Indonesia telah terselenggara pada 11 Desember 2018 di Brussel.

Uni Eropa dan Indonesia telah mengembangkan hubungan lintas spektrum kerja sama yang luas di berbagai bidang dalam jangka waktu beberapa tahun terakhir, sebagaimana dituangkan dalam Perjanjian Kemitraan dan Kerjasama (PCA) UE-Indonesia.

Pada pertemuan Komite Bersama Ketiga ini, UE dan Indonesia meninjau kerjasama yang sedang berjalan dan mempertimbangkan inisiatif peningkatan kerjasama di berbagai sektor di masa depan: mulai dari isu HAM, keamanan, minyak kelapa sawit, kedirgantaraan, hingga iklim, demikian seperti dikutip dari Kemlu.go.id, Kamis (13/12/2018).

Uni Eropa menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa tragis bencana alam di Lombok dan Palu dan menyatakan solidaritas dengan Indonesia, serta dukungan dalam hal bantuan pemulihan bencana dan kesiapsiagaan.

Organisasi multilateral Benua Biru dan Indonesia memperingati ulang tahun ke-70 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Kedua pihak menyambut baik pertukaran terbuka dan konstruktif pada penyelenggaraan tahunan Dialog HAM dan pelaksanaan seminar dua hari bertema "Addressing Hate Speech and Disinformation with a Rights-based Approach", pada bulan Oktober lalu di Jakarta. Pelaksanaan Dialog HAM Indonesia-Uni Eropa berikutnya akan berlangsung di Brussel pada tahun 2019.

Pertemuan Ketiga Dialog Keamanan Indonesia-UE yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 29 November 2018 menegaskan adanya peningkatan interaksi dan kerjasama bilateral dalam isu-isu terkait keamanan, yang tercermin dalam agenda komprehensif antara lain dalam hal Common Security and Defence Policy (CSDP), keamanan maritim, kontra terorisme, kejahatan terorganisir, kebijakan narkoba, penanggulangan bencana, Chemical, Biological, Radiological and Nuclear (CBRN), dan perlindungan konsuler.

Indonesia dan Uni Eropa mencatat kemajuan perundingan Indonesia – EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang bertujuan membuka potensi besar di bidang investasi, pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan antara kedua pihak. Putaran negosiasi ketujuh akan berlangsung pada 11-15 Maret 2019 di Brussel.(*)