DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 12 Desember 2018 / 16:30 WIB

Suporter Rusuh di SSA, PSIM Minta Maaf

YOGYA, KRJOGJA.com - Ketua umum PSIM Agung Damar Kusumandaru meminta maaf pada PS Tira atas insiden yang terjadi di Stadion Sultan Agung (SSA) Selasa (11/12/2018) kemarin. Ribuan suporter masuk ke lapangan di akhir babak kedua dan merusak sejumlah fasilitas stadion termasuk melakukan penyerangan pada pemain Tira. 

“Kami sangat menyayangkan dan minta maaf pada pihak PS Tira. Apapun hasil pertandingan harus dihormati, pertandingan sebenarnya menarik tidak ada keributan di lapangan, malah justru suporter turun,” ungkapnya pada wartawan dihubungi Rabu (12/12/2018). 

Meski begitu, pihak PSIM juga menyayangkan panitia pelaksana pertandingan PS Tira yang tidak sigap dalam penyelenggaraan pertandingan kemarin. Terbukti suporter bisa dengan mudah merangsek masuk ke lapangan setelah kecewa dengan kepemimpinan wasit Maulana Nugraha. 

“Kami menilai panpel tidak siap, sehingga suporter bisa turun ke lapangan. Meski begitu kami sadar untuk terus memberikan edukasi pada suporter, apapun hasil pertandingan harus dihormati,” sambungnya. 

Pihak PSIM sendiri bersiap melayangkan surat protes ke PSSI terkait dua hal yakni kepemimpinan wasit tidak fair yang menjadi pemicu kemarahan suporter serta panpel yang dianggap tidak siap menerima kedatangan suporter dalam jumlah besar. “Harapannya protes ini bisa memberikan masukan bagi PSSI serta meringankan sanksi yang mungkin akan kita terima,” pungkasnya. (Fxh)