DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 12 Desember 2018 / 08:25 WIB

Garuda Indonesia Ajukan 'Extra Flight'

YOGYA, KRJOGJA.com - Tingkat keterisian penumpang atau load factor maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang beroperasi di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta rata-rata mencapai 80 persen jelang penghujung dan pergantian tahun. Meskipun tergolong tinggi, maskapai mengaku masih memiliki tiket untuk liburan akhir tahun dan tengah mengajukan penambahan jam terbang atau extra flight.

General Manager Garuda Indonesia Branch Office Yogyakarta Flora Izza mengaku tengah mengajukan extra flight, mengingat tingkat keterisian penumpang masih di kisaran 80 persen. Apabila nanti penuh, dimungkinkan menambah jam terbang untuk libur akhir tahun dan pergantian tahun ini terutama untuk rute padat seperti ke Jakarta.

"Kami sudah berencana untuk mengajukan penerbangan tambahan dari Yogyakarta untuk rute Jakarta pada Desember 2018 dan awal Januari 2019. Extra flight ini utamanya dijadwalkan untuk penerbangan di hari Minggu jelang Natal dan jelang maupun selepas Tahun Baru," ujar Flora di kantornya,
Selasa (11/12)

Menurutnya, pengajuan penerbangan tambahan baru untuk rute padat Yogyakarta-Jakarta, sedangkan rute-rute penerbangan lain masih sesuai jadwal dan frekuensi setiap harinya atau reguler sebanyak 11 kali penerbangan. Sedangkan untuk tingkat keterisian penumpang, maskapai berplat merah ini sudah menyentuh 80 persen hingga 9 Desember 2018.

"Kita baru mengajukan tambahan penerbangan ke otorita bandara untuk Desember 2018 sampai Januari 2019 karena load factor penumpangnya cukup tinggi. Tiket masih ada, jadi silakan apabila ingin memesan. Harga sesuai dengan ketetapan yang berlaku yakni batas atas dan bawah," tambahnya.
(Ira)