Olahraga Editor : Agus Sigit Selasa, 11 Desember 2018 / 16:51 WIB

Suporter Rusuh di Laga PS Tira vs PSIM, Ternyata Ini Pemicunya

YOGYA, KRJOGJA.com - Laga PS Tira vs PSIM Selasa (11/12/2018) terpaksa dihentikan menit 80 setelah terjadi kerusuhan di Stadion Sultan Agung (SSA). Ribuan penonton merangsek masuk ke dalam area lapangan berawal dari kekecewaan atas kepemimpinan wasit Maulana Nugraha.

Kericuhan dimulai dari lemparan botol ke dalam area lapangan yang lantas tak bisa dibendung dengan masuknya ribuan suporter ke lapangan. Di sisi lain pemain dan official PS Tira berani meladeni para suporter dan merangsek masuk ke lapangan termasuk beberapa nama seperti Manahatti Lestusen yang menghadapi kumpulan massa di lapangan. 

Jaring gawang hingga papan advertising dirusak suporter yang terlihat beringas masuk ke lapangan. Laga pun akhirnya tak bisa dilanjutkan dah pemain PS Tira dievakuasi keluar lapangan. 

Kekecewaan suporter PSIM mulai terlihat sejak kick off babak kedua dimulai. Pada menit 52, Tira mencetak gol melalui sundulan kepala Herwin Tri Saputra. Umpan sundulan Dimas Drajat mengelabuhi Ivan Febrianto yang lantas diteruskan dengan tandukan oleh Herwin ke gawang kosong. 

PSIM langsung berupaya bangkit setelah tertinggal satu gol. Raymond Tauntu hampir menjebol gawang Teguh melalui sepakan keras dari luar kotak 16, yang sayangnya masih berada sedikit di atas mistar gawang Tira. 

Menit 78 Pandi Lestaluhu mencetak gol kedua bagi Tira yang menjauhkan skor menjadi 2-0. Namun begitu laga langsung terhenti karena suporter PSIM menilai gol tersebut offside. Hal ini semakin memicu kemarahan suporter atas kepemimpinan wasit hingga akhirnya mereka merangsek masuk ketengah lapangan. (Fxh)