Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 11 Desember 2018 / 10:19 WIB

Bupati Apresiasi Kemandirian Penyandang Disabilitas

BLORA, KRJOGJA.com - Bupati Blora Djoko Nugroho mengapresiasi kemandirian penyandang disabilitas di daerahnya. Meski dilahirkan tidak sempurna, namun semangat untuk tumbuh dan berkembang tidak pernah pupus.

“Bahkan diantara mereka banyak yang berprestasi melebihi yang normal,” ujarnya saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018 tingkat Kabupaten Blora, Selasa (11/12/2018).

Acara yang berlangsung di pendapa rumah dinas bupati itu dimeriahkan dengan penampilan beragam pertunjukan seni dari anak-anak penyandang disabilitas. “Jujur saya bangga melihat unjuk bakat anak-anak ini. Meskipun mereka dilahirkan tidak sempurna, namun semangat mereka untuk tumbuh dan berkembang melebihi orang normal. Kepada mereka yang berprestasi akan kita berikan apresiasi sama dengan yang normal,” terangnya.

Begitu juga kepada apara atlet Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) yang beberapa pekan lalu berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu, bupati menjanjikan akan memberi bonus sama dengan bonus yang diterima atlet Porprov Jateng 2018.

“Jika atlet Porprov yang meraih emas dapat bonus Rp 40 juta, maka atlet Peparprov juga harus sama Rp 40 juta. Jangan sampai dibedakan. Saya sudah minta Dinporabudpar untuk menganggarkannya, sabar dulu nggih,” pinta bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati menyerahkan berbagai hadiah perlombaan kepada para pemenang lomba anak-anak difabel dari seluruh SLB se-Kabupaten Blora. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Sri Handoko menjelaskan, jumlah anak difabel di Blora ada sekitar 600 orang yang saat ini tengah mengikuti pendidikan di beberapa SLB seperti di kota Blora, Jepon, Cepu, Ngawen dan Kunduran. (Tas)