Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 08 Desember 2018 / 12:03 WIB

Danau Toba Go Internasional, BPODT Gandeng Diaspora

MEDAN, KRJOGJA.com - Berbagai cara dilakukan Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan Kawasan destinasi prioritas Danau Toba. Salah satunya   dengan menggelar Sarasehan Sinergisitas Diaspora Batak di Hotel Inna Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, 7-9 Des 2018.

Acara yang diadakan Badan Pengelola Otoritas Danau Toba (BPODT) bekerjasama dengan Kemenpar ini untuk mendukung Pengembangan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Internasional. Ada 76 diaspora Batak dari seluruh Indinesia dan manca negara yang siap membawa Danau Toba go internasional.

Dir Kerjasama Eksternal ASEAN Kemenlu Benny Y.P Siahaan menyampaikan mereka orang Batak yang merantau ke luar negeri dan sukses atau biasa disebut diaspora harus mau mengenalkan wisata Danau Toba di tempat mereka  di luar negeri. "Diaspora menjadi komunitas yang efektif untuk mengembangkan wisata Danau Toba ke luar negeri. Mereka berada di 5 benua yang jadi potensi pasar Danau Toba, seperti ada yang dari Italia, Prancis, Jerman dan banyak lagi," kata Benny, Sabtu (8/12).

Direktur Pemasaran Pariwisata BPODT Basar Simanjuntak  menyampaikan pihaknya membangun Danau Toba tetap ada konsep penthahelix ABCGM (Akademisi, Bisnis, Comunity, Goverment dan Media). 

"Hari ini kita melihat suatu energi, suatu potensi dari diaspora Batak dan sejarah mencatat sudah banyak orang Batak sukses di perantauan. Ketika presiden Jokowi memutuskan ini menjadi destinasi kelas dunia, nah kita ingin memanfaatkan semua energi dan potensi, termasuk semua jaringan. Ada gereja, ada marga, ada alumni, dan diaspora ini," ujar Basar.

Ditambahkan Basar sangatlah penting dan strategis peran jaringan ini, termasuk jaringan diaspora. "Sekarang ini kita coba memanfaatkan teknologi untuk menciptakan real jaringan pemasaran, mendatangkan wisatawan kesini, mencitrakan danau toba, jaringan investasi , kemudian dalam rangka pemberdayaan masyarakat akan banyak kegiatan di sini," tutur Basar.

Salah satu nara sumber Pendeta HKBP Balikpapan Daniel Harahap  mengajak para diaspora dan juga kawan kawan di tanah Batak,  untuk menjaga nilai-nilai kebaikan  yang ada yang sesuai dengan kemajuan jaman dan yang sesuai juga dengan warisan leluhur Batak. (*)