Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 04 Desember 2018 / 20:06 WIB

Masyarakat Diminta Waspadai Penipuan Berkedok Koperasi

JAKARTA.KRJOGJA.com -Masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati jika ingin bermitra dengan koperasi simpan pinjam (KSP). Pasalnya, di era digitalisasi saat ini tidak sedikit modus penipuan berkedok mengatasnamakan koperasi.

"Di era digital saat ini, bentuk penipuan dengan mengatasnamakan koperasi makin marak terjadi. Ini harus diwaspadai," kata Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Suparno, di Jakarta, Selasa (04/12/2018).

Suparno mengatakan, dalam upaya mengatasi masalah tersebut, Kemenkop dan UKM telah menerbitkan 10 aturan yang dijadikan landasan pengawasan koperasi di Indonesia. "Secara aturan hukum sudah lengkap. Begitu pula dengan Satgas Pengawas Koperasi yang kita bentuk di daerah," ujarnya.

Namun demikian, Suparno juga meminta agar masyarakat untuk aktif jika ingin bermitra dengan koperasi atau menjadi anggotanya. "Harus dikenali dulu lembaga atau mitra usahanya. Karena di era digital ini terus bermunculan orang-orang yang memanfaatkan kesempatan,” jelasnya.

Sementara kepada masyarakat yang merasa dirugikan oleh praktik penipuan berkedok koperasi untuk segera melapor ke kepolisian. "Kita akan tahu ada penipuan kalau ada laporan dari masyarakat," kata Suparno.

Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam Lumban Tobing mengungkapkan, maraknya investasi bodong berkedok koperasi tak lepas dari kesalahan masyarakat sendiri. "Masyarakat mudah tergiur dengan penawaran produk investasi berbunga tinggi," ujarnya.

Selain itu, lanjut Tongam, tingkat pemahaman masyarakat terhadap koperasi masih rendah. Mereka belum bisa membedakan mana koperasi yang benar-benar koperasi, dan mana koperasi bodong yang abal-abal.

Meski begitu, ia memaklumi masyarakat tertipu praktik koperasi bodong tersebut. Pasalnya, banyak koperasi bodong yang melibatkan tokoh agama, kepala daerah, hingga artis, dalam memasarkan produk investasinya. (Imd).