Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 04 Desember 2018 / 13:37 WIB

Hujan Disertai Angin Timbulkan Banjir dan Longsor di Semarang

SEMARANG, KRJOGJA.com - Hujan deras disertai angin kencan yang melanda Semarang, Senin (03/12/2018) kemarin mengakibatkan bencana alam di wilayah. Di beberapa tempat, terutama kawasan Kota Lama tergenang banjir hampir 80 sentimeter, antara lain di Bundaran Bubakan, Jalan MT Haryono, Jalan Imam Bonjol, 0 Kilometer dan Jalan Dr Cipto sejak pukul 16.00 WIB hingga Selasa (04/12/2018) belum surut.

Hujan deras disertai angin kencang juga memorakporandakan sejumlah kawasan karena banyak pohon tumbang, antara lain di Jalan Indraprasta, Jalan Pamularsih, Jalan Abdurrahman Saleh, Jalan Dr Cipto, Jalan Sampangan dan sejumlah jalan protokol lainnya. Bencana tanah longsor juga terjadi dan menimpa warga di beberapa wilayah kelurahan.

Tanah longsor menjebol dinding rumah Bambang (60) warga Kelurahan Kembangarum saat hujan mengguyur kawasan Kampung Borobudur Kelurahan Kembangarum Kecamatan Semarang Barat. Camat Semarang Barat Sumardjo didampingi Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf Ahmad Mubarok dan Lurah Kembangarum Sigit Suwarso pagi tadi meninjau dan langsung mengerahkan personil untuk Karya Bhakti menangani longsoran dipimpin langsung Danramil Semarang Barat.

"Kami langsung perintahkan anggora Koramil Semarang Barat bersama Babinsa Kembangarum untuk melaksanakan Karya Bhakti membersihkan lonsoran dan mengantisipasi longsor susulan,” ungkap Mayor Inf Mubarok.

Menurut Ahmad Mubarok ada beberapa titik longsor, satu lainnya ada di Kampung Borobudur tak jauh dari Kantor kelurahan Kembangarum. Longsoran talud yang menutup jalan umum ini menurut Ahmad Mubarok akan dibenahi Rabu (05/12/2018) besok dengan mengerahkan personil Koramil 01 Semarang Barat dibantu Linmas dan masyarakat.

Di Kampung Tumpang, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, tanah longsor juga terjadi. Tanah pekarangan milik Sukiyan longsor menimpa bangunan dapur rumah milik Yanto yang berada di bawahnya. Rumah di lahan perengan menurut Camat Gajahmungkur, Bambang Pramusinto yang meninjau lokasi sangat rawan longsor.

Babinsa Koramil gajahmungkur Sertu Mubin yang menerima perintah Danramil Kapten Inf Subandi mengatakan wilayahnya rawan longsor, apalagi saat musim penghujan sekarang. Karenanya para Babinsa diperintah Dandim 0733 BS Semarang Kol Inf M Taufiq Zega melalui Danramil untuk mengecek dan menginventarisir wilayah masih-masing yang memiliki potensi kerawanan bencana. Tujuannya selain untuk mengantisipasi juga memudahkan peringatan dini. (Cha)