Hiburan Editor : Danar Widiyanto Selasa, 04 Desember 2018 / 04:10 WIB

Focus On Garin: Tampilkan Koleksi Pribadi Garin Nugroho

YOGYA, KRJOGJA.com – Salah satu rangkaian acara JAFF yang dilaksanakan di Jogja National Museum (JNM) adalah Focus On Garin. Terletak di lantai satu gedung JNM, Focus On Garin berisi benda – benda koleksi Garin Nugroho, mulai dari koran – koran yang memberitakna karya – karya Garin dari jaman dahulu, hingga album foto pribadi Garin. 

Selain penayangan film, talkshow, dan kelas dalam bidang perfilman, JAFF juga menawarkan benda – benda koleksi Garin sebagai salah satu tokoh dalam dunia perfilman Indonesia. Film pertama garin yang berjudul ‘Cinta dalam Sepotong Roti’ lahir pada tahun 1991. Karya pertamanya tersebut membawanya menyabet Piala Citra dengan kategori Film Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia. 

Film tersebut juga mengantarkan Garin meraih gelar sutradara muda terbaik dalam perhelatan Asia Pacific Film Festival. Masih dengan film yang sama, pada tahun 2015, Garin kembali menggandeng gelar Penghargaan Inspiratif – Adi Karya dalam Apresiasi Film Indonesia. Saat ini, naskah asli film ‘Cinta dalam Sepotong Roti’ juga dipajang sebagai salah satu koleksi Garin di JNM.  

Selain beberapa naskah, tulisan, album foto, dan koran – koran yang memuat berita tentang Garin. Anda juga bisa meihat beberapa film foto dibalik proses pembuatan film yang dilakukan oleh Garin. Pengunjung bisa menggunakan kaca pembesar yang disediakan panitia untuk melihat potongan – potongan film yang menggantung di dinding. 

Di dinding lainnya juga tersedia poster – poster dari berbagai film yang telah di garap oleh Garin. Mulai dari yang pertama, Cinta dalam Sepotong Roti, hingga yang baru – baru ini mendapat penghargaan, Aku Ingin Mencumbu Sekali Lagi. 

Koleksi lainnya yang tak kalah menarik adalah skripsi yang di tulis oleh Garin. Skripsi berjudul “Peran Badan Sensor Film dalam Penegakan Hukum Suatu Tinjauan Sosiologi Hukum” yang diajukan kepada Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Sebagai seorang sutradara ternama, ternyata Garin juga memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum. 

Selain display barang – barnag koleksi Garin, panitia juga menyediakan satu ruangan khusus yang memutar film produksi Garin. Bagi Anda penikmat film karya Garin akan merasa lebih mengenal sosok Garin dan latar belakang dibalik pembuatan film – filmnya. Bagi para pecinta film secara umum, area ini menjadi salah satu destinasi edukasi yang menyenangkan. (Mutiara Chika/UIN).