Wisata Editor : Danar Widiyanto Selasa, 04 Desember 2018 / 00:10 WIB

4 Tempat Ini Menjadi Andalan Anak Kos untuk Bersantap

YOGYA memang terkenal dengan kota biaya hidup yang murah khususnya untuk makanan. Orang yang baru mengunjungi Yogya biasanya akan terheran-heran dengan harga makanan yang sangat murah terlebih kota ini juga pernah terkenal dengan kota pelajar, jadi tak dapat dipungkiri harga makanan yang dijual adalah harga mahasiswa. Berikut adalah beberapa makanan dengan harga murah dan sering andalan para mahasiwa khususnya di tanggal tua:

1. Warung Burjo 
Siapa yang tidak mengenal istilah burjo apalagi untuk kalangan mahasiswa. Warung makan satu ini sangat banyak dan tersebar disetiap pelosok kota Yogya. Berbagai macam pilihan masakan cepat saji sudah siap di daftar menu beserta harganya. Aak burjo atau teteh adalah panggilan yang sering diutarakan bagi penjual yang ada di warung burjo. Warung ini umumnya buka selama 24 jam, karenanya keberadaannya sangat membantu mahasiswa ketika tengah malam saat kelaparan melanda.

2. Angkringan
Angkringan memang menjadi andalan untuk mahasiswa ketika sedang kepepet akhir bulan atau sekedar nongkrong. Angkiringan sangat mudah ditemui di setiap sudut Yogya. Mulai dari gorengan hingga nasi kucing serta lainnya adalah menu yang selalu ada di angkringan. Beberapa dari warung buka 24 jam dan biasanya menjadi titik kumpul anak muda.

3. Warung Lamongan
Tempat makan jogja harga mahasiswa berikutnya adalah Lamongan. Warung makani ini sangat mudah ditemui dipinggir jalan dengan dengan gambar lele di spanduk yang tersedia. Biasanya warung makan lamongan ini buka mulai malam hingga larut tengah malam. Warung Lamongan ini juga salah satu tempat makan favorit para mahasiswa Yogya. Selain harganya yang sesuai dengan kantong mahasiswa, menu yang ditawarkan juga bervariasi seperti aneka penyetan, pecel lele, ayam, ikan dan lain-lain. 

4. Ramesan 
Kuliner satu ini cocok sekali buat para mahasiswa pencinta masakan rumahan. Warung ramesan ini tumbuh subur terutama disekitaran kos-kosan. Biasanya warung ramesan ini selalu menyesuaikan masakannya dengan lidah pelanggan. Beragam lauk pauk juga tersedia dan umumnya dijejer agar pelanggan lebih mudah memilih. (Tria Hartina/UMY)