Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 03 Desember 2018 / 08:08 WIB

Tak Ingin Degradasi, Begini Upaya Nil Maizar

BANTUL, KRJOGJA.com - Tak seperti biasanya, sesi konferensi pers usai laga di pertandingan PS Tira kontra Arema FC di Stadion Sultan Agung (SSA) berlangsung cukup tegang.  Bahkan, pelatih PS Tira Nil Maizar harus membuat wartawan menanti cukup lama hingga satu jam karena terlebih dahulu terlibat diskusi di ruang ganti. 

Tidak ada senyum yang terpancar dari Nil kali ini. Kekalahan 0-1 atas Arema FC tampaknya begitu menyakitkan bagi PS Tira yang membutuhkan kemenangan untuk memperpanjang nafas bertahan di Liga 1.  "Jangan salahkan pemain, ini murni kesalahan saya. Kalau ingin menyalahkan, salahkan saya saja,” ungkap Nil Maizar memulai sesi konferensi pers. 

Kekalahan melawan Arema diakui Nil sangat menyakitkan bagi setiap komponen tim PS Tira. Dua laga sisa melawan PSMS dan Borneo FC pun menjadi dua kali lebih berat karena praktis PS Tira harus mampu menang pun dengan masih melihat hasil dari tim lain di papan bawah. 

“Kami masih ada peluang dan enam poin harus kami dapat di dua laga sisa. Kami akan berjuang apapun yang terjadi hingga pertandingan terakhir,” tegas Nil dengan nada meninggi. 

Di laga kontra Arema, PS Tira sendiri memiliki beberapa peluang matang yang sayangnya tak bisa dieksekusi sempurna oleh penggawa Young Warriors. Beban berat seperti dipanggul Manahatti Lestussen dan kawan-kawan yang terlihat tak bisa tampil lepas di sepanjang pertandingan. 

Apabila menang di dua laga, PS Tira sendiri hanya maksimal mendapat poin 42 yang sebenarnya sedikit berat untuk lepas satu strip saja di atas tiga terbawah. Hanya mujizat tampaknya yang mampu menyelamatkan PS Tira dari kondisi tersebut, terlebih di laga sisa Tira masih harus berhadapan dengan PSMS yang juga berada di zona degradasi saat ini. (Fxh)