DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 30 November 2018 / 12:37 WIB

JAFF 2018 Hadirkan Sultan Agung Secara Utuh

YOGYA,KRJogja.com – Dakam penyelenggaran yang ke-13 ini, JAFF menyuguhkan film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, dan Cinta yang dihelat di Bioskop Empire Yogyakarta, Kamis (29/11). Film ini mengisahkan tentang Raden Mas Rangsang yang ditakdirkan menggantikan ayahnya, Panembahan Hanyokrowati  sebagai Sultan saat usia muda. 

Bergelar Sultan Agung Hanyakrakusuma, ia harus menyatukan para adipati di tanah Jawa yang tercerai-berai oleh penjajah Belanda. Sultan Agung marah kepada VOC ketika mengetahui perusahaan niaga Belanda yang menguasai Indonesia itu tidak memenuhi perjanjian dagang dengan Mataram lewat pembangunan kantor dagang di Batavia. Di sisi lain, ia harus mengorbankan cinta sejatinya kepada Lembayung (Adinia Wirasti) dengan menikahi perempuan ningrat yang bukan pilihannya.

Film yang dijadwalkan tayang pukul 13.00 WIB ini rupaya cukup mengundang banyak perhatian masyarakat sekitar Kota Yogyakarta. Hampir setengah bioskop ramai dengan kehadiran orang-orang yang antusias dengan film ini. 

“Apalagi, film ini murni karya sutradara, yang tidak dipotong pada bagian-bagian tertentu. Sebab Film yang sudah diputar di bioskop pada Agustus lalu merupakan film yang sudah terpotong beberapa bagiannya. Jadi semoga penonton sekalian dapat menikmati karya yang murni utuh buatan sutradara kali ini,” ujar Hanung Bramantyo sekalu sutradara dalam sambutan singkatnya.

Tidak hanya Hanung Bramantyo, salah satu pemain film pun tak luput dari perhatian para penoton di dalam bioskop. Hadir pula Christine Hakim, yang memerani Gusti Ratu Banowati, ibu dari Sultan Agung. Sambil menitihkan air mata, mengutarakan  film ini sungguh luar biasa maknanya. 

"Dari film ini kita belajar banyak hal, bahwa kekuasaan itu tidak bias dirampas, bahwa kita harus berusaha menahan hawa nafsu dan ego kita sendiri. Dan kita harus menjaga NKRI, dengan akal sehat yang sudah Tuhan berikan pada kita semua," pesan aktris senior ini. (Krisanti Dewi)