Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 28 November 2018 / 08:26 WIB

Eksplorasi Huta Ginjang Membuka Famtrip Danau Toba

PARAPAT, KRJOGJA.com - Kementerian Pariwisata tidak pernah kendor untuk mempromosikan destinasi prioritas Danau Toba. Kali ini promosi dilakukan dalam bentuk Familiarization trip, alias famtrip. Tepatnya Promosi Destinasi Prioritas Danau Toba di Medan dan sekitarnya. Famtrip digelar 28 November hingga 1 Desember.

Famtrip Danau Toba diikuti sekitar 40 peserta dari berbagai daerah. Seperti Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, dan beberapa kota lainnya. Peserta sebagian besar adalah Travel Agent/Travel Operator (TA/TO). Agenda famtrip sangat padat. Buktinya peserta sudah langsung diajak berkeliling di sekitar Danau Toba.

Seluruh peserta famtrip tiba di Bandara Silangit sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah makan siang, pemberhentian pertama adalah Geosite Huta Ginjang. Destinasi di Kecamatan Muara, Tapanuli Utara ini sangat spesial. Sebab, Oktober 2017 lalu, Preside  Joko Widodo juga berkunjung ke tempat ini.

Huta Ginjang mampu membuat seluruh peserta famtrip terpesona. Begitu turun dari kendaraan, mereka langsung berhamburan mencari spot foto ideal. Foto bersama ataupun selfie menjadi aktivitas yang mereka lakukan.

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Area I Regional I Kementerian Pariwisata Alfin Merancia, para pelaku pariwisata ini sengaja diundang untuk melihat langsung keindahan DanaunToba serta destinasi pendukungnya.

“TA/TO yang terlibat dalam famtrip ini, juga terlibat dalam sales mission Danau Toba yang kita gelar diberbagai kota. Mereka kita perkenalkan langsung dengan destinasi ini. Karena kita berharap para travel agent ini bisa maksimal saat mempromosikan Danau Toba,” papar Alfin, Rabu (28/11).

Puas menikmati Huta Ginjang, rombongan kemudian bergerak menuju Museum TB Silalahi atau TB Silalahi Center, di Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Museum ini adalah milik seorang jenderal yang menjadi Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara di Kabinet Pembangunan VI. Ia adalah Tiopan Bernhard (TB) Silalahi.

Museum ini memperlihatkan koleksi pribadi TB Silalahi. Mulai dari pakaian dinas, senjata, kendaraan, dan lainnya. Museum ini sangat menarik. Karena tetap menampilkan budaya Batak. Yup, tepat di bagian belakang gedung TB Silalahi Center, terdapat rumah-rumah adat Batak dari berbagai daerah.

Di TB Silalahi Center, terdapat juga Museum Batak. Museum ini menampilkan keanekaragaman budaya Batak. Termasuk pakaian adat yang sangat beragam.

“Jadi, dalam famtrip ini kita memperkenalkan semua potensi yang dimiliki Danau Toba. Baik potensi alam maupun budaya. Kita ingin peserta mendapatkan lengkap. Jadi sebagai bahan promosi pun bisa lebih baik,” papar Alfin. (*)