Peristiwa Editor : Ivan Aditya Selasa, 27 November 2018 / 01:17 WIB

Melania Trump Kembali Menuai Hujatan

AMERIKA, KRJOGJA.com - Kontroversi rasial Dolce & Gabbana tentang China sampai saat ini masih berbuntut panjang. Toko-toko, selebriti, model, sampai ritel memboikot dan tak mau lagi memakai atau menjual barang Dolce & Gabbana.

Namun ada juga orang yang ternyata tak peduli dengan hal itu. Salah satunya adalah Melania Trump. Saat makan malam di Perayaan Thanksgiving, Melania Trump terlihat memakai gaun hitam buatan rumah mode Italia itu. Melania boleh saja tak peduli dengan pilihan busananya, tapi nyatanya gaun mewah Dolce & Gabbananya menimbulkan reaksi keras dari warganet.

Reaksi keras yang menyalahkan Melania Trump karena memakai gaun tersebut tak diambil pusing. Dia masih berpikir bahwa Dolce & Gabbana adalah label yang keren. "Melania selalu menjadi penggemar Dolce & Gabbana, dia sangat suka baju buatan mereka dan menyukai kedua desainer, Domenico (Dolce) dan Stefano (Gabbana) secara personal," kata salah seorang sumber dekat Melania kepada HollywoodLife.

Dalam video permintaan maaf, Jumat, Gabbana dan co-founder Domenico Dolce mengatakan bahwa mereka telah melakukan perenungan serius dan sangat sedih akan dampak dari kata-kata mereka. "Atas nama kesalahpahaman budaya yang kami lakukan, kami berharap Anda mau memberikan pengampunan," jelas Dolce dalam bahasa Italia, dalam video dimana kedua desainer itu duduk berdampingan.

Video berdurasi 85 detik itu ditulis dengan judul berbahasa Mandarin dan telah diposkan di platform Twitter ala China, Weibo. Gabbana juga meminta pengampunan dan menawarkan permintaan maaf resmi kepada orang-orang Tionghoa di seluruh dunia. Para perancang mengakhiri video dengan mengatakan maaf dalam bahasa Mandarin. (*)