Wisata Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 20 November 2018 / 05:35 WIB

World Surf League Siap Digelar

JAKARTA, KRJOGJA.com - Indonesia mempunyai  ratusan pantai surfing atau selancar, namun 30 di antaranya menjadi lokasi surfing kelas dunia. Dari 30 lokasi ini, 11 di antaranya menjadi  tempat penyelenggaraan World Surf League (WSL) 2019. Sehingga Indonesia menjadi destinasi surfing nomor satu di dunia.

"Dunia selancar itu ada di Indonesia, karena ombaknya sangat bagus, ada yang bergulung hingga 1 km, ada yang bergulung dari tengah namun berpencar ke kiri dan ke kanan. Selain itu jumlahnya sangat banyak dan ini yang membuat Indonesia sebagai destinasi surfing  nomor satu di dunia,” kata Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar Dwisuryo Indroyono Soesilo, pada acara workshop World Surf League (WSL), di Jakarta, Senin (19/11/2018).

Dikatakan, melihat potensi yang cukul bagus ini maka untuk pertama kalinya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan World Surf League (WSL) dan sejumlah pemerintah daerah kembali akan menyelenggarakan kejuaraan World Surf League 2019. 

Rencananya 11 kejuaraan surfing internasional (World Surf League) di beberapa daerah di Indonesia. Event ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 10 kejuaraan WSF, namun  yang terselenggara akhirnya sebanyak 6 kejuaraan.
“ Tahun 2019 diagendakan sebanyak 11 event kejuaraan WSL dan mudah mudah bisa terselenggara minimal 10 kejuaraan,” tegasnya.

Namun surferter atau peselancar yang akan ikut kejuaraan ini meminta kepada penyelenggaraan harus disediakan internet di setiap lokasi selancar.  Pasalnya sambil berselancar mereka melakukan live streaming yang disiarkan langsung dan akan ditonton orang diseluruh dunia. "Pokoknya mereka dimana saja harus ada jaringan internet, karena mereka menyiarkan langsung waktu mereka berselancar. Tanpa internet mereka tidak mau, ” tegasnya.

Dijelaskan, penyelenggaraan kejuaraan surfing internasional WSF  membawa dampak langsung pada ekonomi di daerah serta menjadi ajang promosi yang efektif karena event sport tourism ini mendapat liputan media  internasional dengan media value yang besar.  (Lmg)