Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 12 November 2018 / 04:44 WIB

Unnes Latih Warga Magelang Membuat Telur Asin

MAGELANG, KRJOGJA.com - Lembaga Perekonomian NU Kabupaten Magelang bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) melaksanakan Gelar Karya Penerapan Teknologi Tepat Guna (PTTG) kepada masyarakat di Gedung NU, selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (9-11/11/2018). 

Dalam kegiatan itu, diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai lembaga tidak hanya NU tapi juga Muhammadiyah dan beberapa komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diwilayah ini.

Ketua LP2M Unnes, Dr Suwito Mpd didampingi Koordinator Kegiatan Gugus Kerjasama Unnes, Dr Eka Yuli mengatakan, kegiatan ini berawal dari hasil penelitian yang dilakukan para dosen di Unnes dan hasilnya disosialisasikan ke masyarakat. Hasilnya disosailisasikan kepada masyarakat dalam kegiatan. 

"Untuk saat ini, kami bekerjasama dengan LPNU dengan mensosialisasikan tentang teknologi pembuatan telur asin dengan cara yang singkat namun berkualitas. Diharapkan, dengan menggunakan teknologi yang kami ciptakan ini, para pengusaha pembuatan telur asin bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak disamping tentunya biaya operasional juga lebih sedikit," katanya.

Sedang prinsip kerja teknologi ini, kata Eka, telur dimasukkan dalam sebuah alat yang diberikan tekanan. "Prinsip kerjanya seperti membuat bandeng presto. Pertama kali, telur bebek dicuci menggunakan air cuka. Setelah bersih, dimasukkan dalam mesin kompresor dan dikasih air dicampur garam dan diberikan tekanan udara. Jadi tidak lagibmenggunakan tanah liat atau abu lagi," jelasnya.

Setelah empat hari, lanjut Eka, telur dikeluarkan dan tinggal direbus (kukus) selama kurang lebih 3 jam. Setelah itu, telur sudah bisa dihidangkan. (Bag)