Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 28 Oktober 2018 / 09:40 WIB

Sarihusada Raih Penghargaan Padmamitra Awards 2018


JAKARTA, KRJOGJA.com - PT Sarihusada Generasi Mahardhika mendapatkan penghargaan “Padmamitra Awards 2018” dari Kementrian Sosial Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan yang telah berkontribusi dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), yang diserahkan langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita bertempat di Swiss Belhotel Mangga Besar, Jakarta, Kamis (25/10/18).

Padmamitra Awards adalah penghargaan yang diberikan kepada kalangan dunia usaha yang telah mengimplementasikan tanggungjawab sosial perusahaannya secara proporsional dan menurut prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan sosial dan lingkungan, yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Penerima penghargaan telah melalui berbagai tahapan penilaian administratif dan paparan. Tahun ini, penghargaan Padmamitra Awards diberikan kepada 21 perusahaan dari total 72 perusahaan yang mendaftar.

Setelah berhasil melewati berbagai tahapan penjurian, PT Sarihusada Generasi Mahardhika mendapatkan anugerah Padmamitra Awards 2018 untuk kategori bidang kemiskinan berkat salah satu program CSR unggulannya yaitu program Bunda Mengajar yang merupakan rangkaian proses scale up atau perluasan dari program Rumah Srikandi Badran, sebuah program pembangunan masyarakat yang terintegrasi dan dinilai berhasil memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. 


"Penghargaan ini merupakan salah satu pengakuan bahwa program CSR yang kami laksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan pemerintah. Kami berharap melalui berbagai program CSR yang kami lakukan akan dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat selaras dengan visi Danone Indonesia yaitu One Planet One Health," ungkap  Relations Manager PT Sarihusda Generasi Mahardhika Endah Prasetioningtias sebagaimana keterangan persnya.

Menurut Endah selain perluasan penerima manfaat, Program Bunda Mengajar juga menyasar peningkatan pengetahuan dan ketrampilan para kader masyarakat di tiga wilayah RW (Rukun Warga) di bantaran Sungai Winongo Yogyakarta. Program yang bermitra dengan PKPU serta Pemkot Yogyakarta, saat ini menjadi lokasi study banding bukan hanya dari masyarakat di sekitar akan tetapi juga dari luar Yogyakarta. (*)