DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 25 Oktober 2018 / 10:31 WIB

Block71 Yogyakarta Diresmikan, Startup Lokal Diajak Go Internasional

YOGYA, KRJOGJA.com - NUS Enterprise, sebuah divisi kewirausahaan Universitas Nasional Singapura (NUS) bersama Salim Grup Kamis (25/10/2018) meresmikan ruang penghubung bernama Block71 yang bertempat di Jalan Prof Yohanes Sagan. Ruang yang sebelumnya telah ada di Singapura ini dibuat sebagai konektor perusahaan dan pengusaha teknologi startup lokal DIY untuk berkembang di pasar yang lebih luas. 

Dawn Ng, Director of Ecosystem Development NUS Enterprise mengungkap keputusan membangun Block71 di Yogyakarta dimaksudkan untuk memfasilitasi serta mendorong ekosistem startup lokal. Kesuksesan Block71 di Singapura diharapkan bisa menular di Yogyakarta sehingga nantinya semakin banyak startup lokal yang bisa mengakses pasar internasional. 

“Block71 mengusung semangat kewirausahaan, kolaborasi dan kemitraan dengan mengoptimalkan pengalaman unik berdasar riset dan teknologi yang dimiliki universitas. Ruang ini menyediakan lokasi fisik bagi para startup yang sedang berkembang untuk mengakses pasar baru memanfaatkan jaringan sumber daya dan koneksi global NUS Enterprise,” ungkapnya dalam acara peresmian Kamis (25/10/2018) pagi. 

Block71 yang juga telah ada di beberapa kota internasional seperti San Fransisco, Singapura, Suzhou hingga Jakarta dan Bandung menurut Tan tak hanya memberikan ruang bekerja saja bagi para startup namun juga layanan pendukung lain yang komprehensif. “NUS Enterprise memberikan mentoring, akses terhadap pendanaan, jejaring luas hingga bantuan berintegrasi dengan lancar ke ekosistem lokal. Sekaligus menghubungkan startup Singapura dan Indonesia agar bisa bekerjasama,” sambungnya. 

Mohamed Salim, Direktur Salim Grup menambahkan pihaknya sebelumnya sudah meresmikan Block71 di Jakarta tahun 2017 lalu. Salim Grup melihat kemajuan menarik komunitas Block71 hingga akhirnya memutuskan menambah lokasi di Yogyakarta dan Bandung. 

“Kami senang komunitas ini berkembang, sesuai tujuan kami untuk memfasilitasi pertukaran ide cemerlang dari pegiat startup di Indonesia. Kami pilih Yogyakarta dan Bandung karena di kota-kota ini punya potensi luar biasa dengan banyaknya anak muda di sini. Kami menanti perkembangan teman-teman kedepan,” ungkapnya. (Fxh)