DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 22 Oktober 2018 / 22:54 WIB

DZIKIR KEBANGSAAN UAA

Bangun Negeri Jauhi Hoax dan Korupsi

BANTUL, KRJOGJA.com -  Dalam rangka mensukseskan Hari Santri Nusantara, Universitas Alma Ata (UAA) mengadakan dzikir kebangsaan yang bertajuk ‘1000 Santri Bersholawat’. Dalam dzikir kebangsaan ini, diharapkan masyarakat serta pejabat mampu bersinergi membangun negeri bebas korupsi serta menjauhi informasi dan berita bohong alias hoax.

"Berita bohong alias hoax rentan memecah belah bangsa. Kami ingin Indonesia bersatu dalam balutan toleransi. Maka dari itu kami meminta masyarakat menjauhi hoax," ujar Rektor UAA, Rektor Universitas Alma Ata (UAA), Hamam Hadi kepada KRJOGJA.com usai acara ‘Dzikir Kebangsaan, 1.000 Santri Bersholawat dari UAA untuk Indonesia’ di kampus setempat, Senin (22/10/2018).

Dijelaskan Hamam, membangun negeri yang paling utama yakni memerangi hoax dan korupsi. "Kami berharap santri dapat bersatu, negara memuliakan kyai dan menyejahterakan buruh serta tani," jelas Hamam.

Ditambahkannya, aksi dzikir kebangsaan muncul sebagai bagian dari kebanggaan kampusnya yang lahir dari buah pikiran kyai serta cendekiawan muslim. Cendekiawan muslim sadar benar bahwa tantangan masa datang makin lama makin besar.

“Hal ini karena tantangan masa depan yakni melawan nafsu yang lahir dari kalangan sendiri. Jika tidak bisa mengendalikan maka akan menghancurkan bangsa sendiri. Maka dari itu perjuangan yang paling berat adalah menyatukan dan mensinergikan bangsa," urai Hamam.

Acara sholawat yang melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa UAA ini dimeriahkan dengan pembacaan puisi, musik rebana dan berbagai kegiatan spontanitas lain. (Aje)