DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 18 Oktober 2018 / 09:54 WIB

1000 Pesilat Bakal Atraksi Toya di Candi Prambanan

YOGYA, KRJOGJA.com - 1000 pesilat dari Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia Perisai Diri bakal unjuk kemahiran memainkan senjata toya, di Lapangan Shiwa Kompleks Candi Prambanan, Minggu (21/10/2018). Aksi tersebut dikemas dalam acara bertajuk ‘Para Ksatria Seribu Toya.’

Ketua panitia,  Hendra Amijaya, mengatakan awalnya aksi Para Ksatria 1000 Toya tersebut dibuat sebagai bentuk latihan bersama pesilat di wilayah DIY. Senjata toya sendiri dipilih karena menjadi salah satu senjata khas dari Kelatnas Indonesia Perisai Diri.

“Tapi ternyata pengurus di daerah lain juga tertarik sehingga terkumpullah kurang lebih 1000 pesilat yang Minggu nanti akan unjuk kebolehan di Prambanan. Nantinya yang hadir dari Jawa dan Bali ditambah beberapa saudara Sumatera juga,” ungkapnya pada wartawan Kamis (18/10/2018).

Selain unjuk kebolehan memainkam toya, menurut Hendra nantinya para pesilat juga bakal memperagakan teknik jurus khas Perisai Diri. “Nanti kami juga akan tunjukkan senjata-senjata lain juga, sebagai wujud penegasan pencak silat sebagai warisan leluhur Bangsa Indonesia,” sambungnya.

Pemilihan Candi Prambanan sebagai lokasi penyelenggaraan sendiri memuat alasan yang cukup kuat. Latarbelakang sejarah budaya Prambanan dirasa sangat tepat untuk mengusung semangat melestarikan pencak silat.

Acara Para Ksatria Seribu Toya ini dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita serta Ketua Umum Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri DR Dwi Soetjipto. Usai latihan bersama tersebut, akan digelar dialog nasional dengan narasumber Menteri Perdagangan RI Enggartriasto Lukita. (Fxh)