Jateng Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 13 Oktober 2018 / 21:15 WIB

Bantu Warga Miskin, Tolak Angin Sido Muncul Lakukan Operasi Katarak Gratis

KUDUS, KRJOGJA.com - Untuk membantu masyarakat kurang mampu yang menderita penyakit katarak, PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul melakukan bhakti sosial dengan melakukan operasi katarak gratis di Kudus. Bekerjasama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jateng dan mantan atlet bulutangkis Hastomo Arbi, berhasil mengumpulkan 76 penderita katarak di Kudus dan sekitarnya.

Demikian dikatakan Direktur PT Jamu dan Farmasi Sido Muncual Irwan Hidayat di rumah sakit umum Kumala Siwi, Mijen, Kudus, Sabtu (13/10/2018). Dari 76 penderita katarak yang berhasil di data, menurut Irwan Hidayat, hanya 36 penderita yang siap dilakukan operasi dan mendapatkan rekomendasi dari dokter. Sedangkan sisanya belum direkomendasikan karena berbagai hal.

Tahun ini menurut Irwan Hidayat didampingi manajer humasnya Yuyun, Sido Muncul sudah berhasil melakukan operasi katarak sekitar 1.000 mata, dari target 1.500 mata. Irwan berharap masyarakat penderita katarak memanfaatkan program operasi gratis tersebut agar mereka bisa melihat kembali dengan terang benerang.

“Dulu masyarakat yang menderita katarak takut untuk dilakukan operasi. Namun sekarang ini setelah dilakukan berbagai sosialisasi kalau operasi katarak tidak sakit dan bisa menyembuhkan, penderita katarak sudah tidak takut lagi untuk dilakukan operasi,” tutur Irwan Hidayat.

Irwan mengakui sekarang ini masih banyak penderita katarak yang belum dilakukan operasi. Apalagi pihak Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) telah mengurangi volume layanan bagi penderita katarak. Untuk itu peran masyarakat dan pengusaha untuk membantgu pemerintah dan masyarakat dengan menyelenggarakan program operasi katarak gratis.

Diakui untuk masyarakat yang kurang mampu, jika harus melakukan operasi katarak dengan biaya mandiri cukup berat, karena untuk operasi katarak di rumah sakit kelas tiga biayanya mencapai Rp 7.500.000. Sedangkan jika mengambil kelas yang lebih baik biayanya akan lebih mahal.

Untuk itu, Irwan Hidayat berniat untuk meningkatkan jumlah penderita katarak yang akan dioperasi secara gratis tahun depan. Jika sekarang targetnya hanya 1.500 mata, tahun depan kemungkinan akan ditingkatkan lagi menjadi 3.000 hingga 6.000 mata. Irwan yakin para pengusaha sukses lainnya di negeri ini juga akan melakukan hal sama dengan melakukan program operasi katarak secara gratis.(Bdi/Trq)