Angkringan Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 20 September 2018 / 21:11 WIB

FAD, Wadah Mahasiswa Kembali ke Masyarakat Desa

KOMUNITAS Forum Anak Desa (FAD) bergerak di bidang sosial dengan fokus utama menghidupkan kembali nilai-nilai agama. Komunitas forum Anak Desa ini terletak di bantaran sungai Code, Yogyakarta. Tepatnya di Ledok Code 18, sekumpulan mahasiswa dari berbagai universitas islam di Yogyakarta berkumpul setiap hari selasa dan kamis untuk mengajar TPA dan pengajian.

Komunitas yang berdiri sejak 13 Februari 2017 ini adalah suatu perkumpulan mahasiswa yang rindu akan kehidupan desa. Mereka merasa ada sebuah kejanggalan yang ada di kehidupan perkotaan sehingga terjadi ketimpangan yang sangat tinggi salah satunya yaitu masalah pendidikan. Pola pendidikan di ledok Code ini kurang diperhatikan ditambah lagi akses untuk mengenyam pendidikan agama di perkotaan di rasa sangat mahal oleh warga Ledok Code. 

"Membuat kami rindu dan ingin menerapkan sebuah konsep untuk memaksimalkan akses pendidikan di desa yang menyenangkan dan gratis,” ungkap Muhammad Abdul Qoni’ Akmaluddin, penggagas komunitas Forum  Anak Desa (FAD). Selain mengajarkan anak-anak dan ibu-ibu pendidikan dan muatan moral, komunitas ini juga mengajak para warganya untuk berwisata literasi.

Setelah hampir satu tahun lebih Forum Anak Desa ini hadir di lingkungan masyarakat Ledok Code, komunitas ini memutuskan untuk menyasar ke hal yang lebih krusial yaitu ekonomi. Warga di ajak untuk mandiri dan inovasi salah satunya yaitu angkringan dengan sistem koperasi. Warga di ajarkan bagaimana cara mengolah makanan hingga bagaimana sistem bagi hasil dari upah penjualan tersebut.

Komunitas Forum Anak Desa ini selalu mendampingi dalam suatu kegiatan yang dilakukan masyarakat. Setiap tahunnya warga Ledok Code mengadakan festival kampong Lampion yang biasa di selenggarakan pada akhir Desember nanti. 

"kami selalu mendorong warga untuk berkreasi dan berinovasi dalam memberdayakan kampung Code ini apalagi Code merupakan ikon destinasi wisata di Yogyakarta. Insyaallah akan segera dilauncingkan di akhir tahun ini,” tandasnya. (Dinda Meutia Anggraeni)