Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 20 September 2018 / 06:06 WIB

Pemerintah Kembangkan Wirausaha Pariwisata


HUMBANG HASUNDUTAN, KRJOGJA.com - Sebagai destinasi prioritas, pemasukan dari Danau Toba akan terus digenjot. Destinasi di Sumatera Utara ini diharapkan mendukung pariwisata sebagai penghasil devisa. 

Karena itu, perbaikan infrastruktur dilakukan. Begitu juga dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Tujuannya agar wirausaha pariwisata berjalan baik. Hal ini menjadi pembahasan dalam launching Pilot Project Wirausaha Pariwisata Homestay dan Tourist Guide di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Kamis (20/9). Launching dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang mewakili Menko Perekonomian Darmin Nasution. 

Perhatian terhadap Danau Toba tidak main-main. Akses dan infrastruktur ke destinasi sudah mulus. Seperti ke Tele dan Huta Ginjang. Begitu juga dengan jalur udara. Bandara Silangit dihadirkan. Rute internasional pun sudah dibuka. Yaitu Silangit-Subang, Malaysia. Rute ini dilayani Malindo Air.

"Danau Toba masuk dari 4 Destinasi Super Prioritas yang digenjot Bapak Presiden Jokowi. Bahkan, yang paling pertama itu Danau Toba,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Kemenko Perekonomian bersama dengan kementerian dan lembaga (K/L) terkait telah menerbitkan Kebijakan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Vokasi 2017-2025. Yang tidak hanya ditujukan untuk mengisi lapangan kerja, tetapi juga untuk menumbuhkan kewirausahaan” tambah Menpar Arief.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan roadmap pengembangan wirausaha melalui pilot project Homestay dan Tourist Guide. Karena, untuk memenuhi permintaan wisatawan asing dan domestik. 

Selain itu, dapat meningkatkan keinginan masyarakat untuk berwirausaha. Membangun usaha dengan modal yang tidak terlalu besar. Tetapi, mampu menjadi penggerak ekonomi daerah dan nasional. Dalam acara ini, Menpar juga menyampaikan perminataan ke Gubernur Sumut. Ia berharap Gubernur Sumut konsisten antara arah pengembangan daerah dengan kebijakan Pusat. (*)