Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 17 September 2018 / 13:56 WIB

Rencana Pengeboran PLTPB, Warga Harapkan Sungai Tak Keruh

BANYUMAS KRJOGJA.com - Sejumlah warga yang mukim di Kecamatan Cilongok, Banyumas yang desanya terairi Sungai Krukut, seperti di Desa Panembangan, Gununglurah, Karangtengah merasa ketakutan menyusul rencana pengeboran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Gunung Slamet di wellped 'F' oleh PT Sejahtra Alam Sae (SAE), selaku pengembang panas bumi dalam waktu dekat.

"Saya merasa ketakutan karena pada pada pengeboran di wallped 'H' sebelumnya beberapa waktu lalu dengan kedalaman mencapai 3.400 meter, sempat meresahkan warga, di dibawah Gunung Slamet, karena Sungai Krutut yang mengalir di Cilongok keruh, dan berdampak dengan krisis air bersih,"kata Fitri (30) warga Desa Panembangan, saat dihubung KRJogja.com, Senin(17/9/2019).

Keluhan yang sama juga yang diungkapkan Datem (50), ia merasa ketakutan apabila pengeboran kembali dilakukan di desanya mengalami krisis air bersih, karena Sungai Krukut yang berhulu dari Gunung Slamet dan menjadi sumber kehidupan, bisa keruh seperti saat pengeboran di wallped 'H'.

Anggota Dewan Sumber Daya Air Jawa Tengah, Eddy Wahono,yang dihubungi terpisah menjelaskan,proyek panas bumi yang dilaksanakan oleh PT SAE adalah salah satu proyek nasional yang harus di dukung guna peningkatan ketersediaan tenaga listrik Jawa Bali. Namun, diharapkan agar dalam pelaksanaannya lebih tertata sesuai kaidah teknis agar antisipasi pencemaran kekeruhan sungai yang berhulu di Gunung Slamet sebelah selatan dapat terjaga dengan baik. (Dri)