DIY Editor : Agus Sigit Sabtu, 15 September 2018 / 19:21 WIB

Indonesia Punya “Vice President” di ICW

YOGYA, KRJOGJA.com - Indonesia memastikan satu wakil di posisi penting International Council of Women (ICW) yang kini tengah bersidang di Sidang ke-35 di Grand Inna Malioboro. Dalam agenda pemilihan Sabtu (15/9/2018) satu wakil Indonesia yang juga ketua Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo terpilih menjadi satu diantara lima Vice President ICW.

Kepada wartawan dalam temu pers Sabtu (15/9/2018), Giwo Rubianto mengatakan secara posisi, terpilihnya dia sebagai salah satu vice president merupakan keuntungan bagi Indonesia. Saat ini, jejaring organisasi perempuan di dunia semakin terbuka yang diharapkan bisa membuka berbagai hubungan baik untuk mengembangkan bidang perempuan.

“Setelah ini, kita bisa mempermudah hubungan keluar dalam melaksanakan program kerja meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Masih banyak yang perlu diperjuangkan karena masih ada berbagai permasalahan. Di sisi lain, kita bisa lebih mudah mengembangkan sisi ekonomi perempuan Indonesia,” ungkapnya.

Sisi pemberdayaan perempuan dikatakan Giwo tak bisa lepas dari perekonomian mandiri yang bisa dilakukan seperti produk-produk hasil karya perempuan Indonesia. “Nantinya bisa kita pertemukan langsung dengan pembeli dari negara-negara anggota ICW. Kita pangkas jalur distribusi yang kerap membuat produk semakin mahal namun produsen tidak berkembang,” sambungnya.

Kowani sendiri mengusung topik Perempuan Sebagai Ibu Bangsa dalam kongres ICW ke-35 sekaligus pertemuan 1000 organisasi wanita di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa perempuan wajib jadi ibu bangsa yang artinya bukan hanya sebagai pendidik utama bagi putera-puterinya namun harus jadi role model untuk generasi penerus bangsa.

“Unggul dan tangguh menghadapi tantangan kedepan. Ini jadi kewajiban perempuan Indonesia baik remaja maupun dewasa untuk mewujudkannya. Kesepakatan ini sudah ditandatangani organisasi perempuan di Indonesia dan diharapkan bisa terwujud untuk kebaikan bangsa,” pungkas Giwo. (Fxh)