Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 11 September 2018 / 08:10 WIB

Terapkan Menajemen Pakan Terbaru, Sapi Peternak Makin 'Bahenol'

SOLO, KRJOGJA.com - Terapkan manajemen pakan yang baik sapi potong milik kelompok tani ternak di Desa Kenteng, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali mengalami peningkatan bobot. Langkah ini menjadi titik terang  bagi petani ternak untuk memenuhi pasokan kebutuhan daging di pasar. Karena Desa Kenteng salah satu yang dijadikan contoh untuk pengembangan sapi potong di Jawa Tengah.

Manajemen pakan dikembangkan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pangan Gizi dan Kesehatan Masyarakat LPPM Universutas Sebelas Maret (UNS) Solo. Tim terdiri Ir Sudiyono MS, Sutrisno Hadi Purnomo SPt. MSi PhD dan Shanti Emawati SPt MP(dosen Peternakan Fakultas Pertanian) serta Prof Dr Ir Suwarto MSi, staf pengajar Jurusan Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Melalui Program Pengembangan  Desa Mitra (PPDM) yang didanai Kemenristekdikti tahun anggaran 2018 mereka menggandeng mitra Kelompok Tani Ternak (KTT) Sumber Makmur, kemudian KTT Taruban Mulyo dan KTT Ngudi Mulyo. Setelah mengembangkan manajemen pakan dalam tiga bulam terjadi kenaikan bobot sapi.

"Sapi milik anggota KTT di tempat percontohan atau demplot dalam tiga bulan terjadi peningkatan bobot badan," jelas Sudiyono, Senin (10/9/2018). Kenaikan itu menjawab persoalan yang dihadapi peternak bahwa produktivitas ternak sapi potong cukup rendah. Salah satu penyebabnya manajemen pakan yang kurang memenuhi persyaratan

Selain penyuluhan manajemen pakan, tim UNS juga memberikan manajemen pemeliharaan sapi. Petani diberikan cara penyusunan formulasi ransum pakan dan jerami padi fermentasi. Melalui kegiatan itu kesejahteraan petani ternak bisa  meningkatkan.(Qom)